Fortuner Diesel Makin Berat Dibiayai, Setahun Bisa Setara 18 Gram Emas Antam

Bagi pemilik Toyota Fortuner diesel, angka di SPBU kini terasa jauh lebih berat daripada sekadar angka pengisian biasa. Saat Pertamina Dex berada di level Rp27.900 per liter, ongkos untuk mengisi penuh tangki Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 sudah menyentuh Rp2.232.000.

Beban itu makin terasa karena kapasitas tangki mobil ini mencapai 80 liter. Dalam pemakaian harian, biaya yang keluar bukan lagi urusan sesekali, melainkan berubah menjadi pengeluaran rutin yang sulit diabaikan.

Hitungan penuh tangki yang langsung menembus jutaan

Dengan tangki 80 liter, isi penuh Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 jelas tidak lagi berada di kisaran ratusan ribu. Pertamina Dex di harga Rp27.900 per liter membuat total pengisian penuh mencapai Rp2.232.000.

Dexlite memang sedikit lebih murah di Rp26.000 per liter, tetapi selisih itu belum mengubah fakta bahwa biaya operasional SUV diesel modern tetap tinggi. Untuk pemilik yang terbiasa mengisi penuh, tagihan SPBU tetap terasa besar setiap kali mampir.

Pemakaian harian ikut mengerek biaya

Di dalam kota, konsumsi BBM Fortuner tercatat 11,7 km per liter. Dengan harga Dex saat ini, biaya per kilometer berada di sekitar Rp2.385.

Angka itu memperlihatkan betapa kondisi lalu lintas padat bisa langsung memukul pengeluaran bahan bakar. Saat mobil lebih sering bergerak lambat dalam pola stop-and-go, konsumsi harian ikut membengkak.

Di jalan tol, efisiensinya membaik menjadi 13,2 km per liter. Namun, biaya operasional tetap tergolong tinggi karena harga solar non-subsidi sudah berada di level yang menekan.

Tagihan bulanan dan tahunan yang sulit diabaikan

Untuk penggunaan komuter sejauh 60 km per hari, dana bensin per bulan berada di kisaran Rp3,1 juta hingga Rp4,2 juta. Jika dihitung setahun penuh, totalnya mencapai Rp51.516.000.

Nilai itu setara sekitar 18,73 gram emas batangan Antam. Bagi banyak pemilik, angka tersebut bukan lagi pengeluaran kecil dan bisa saja bersaing dengan kebutuhan rumah tangga, tabungan, atau investasi.

Perbandingan yang membuat skala biaya lebih terasa

Saat isi penuh tangki sudah menyentuh Rp2.232.000, biaya itu bahkan mendekati satu gram emas Antam yang berada di kisaran Rp2.750.000. Perbandingan ini membuat ongkos bahan bakar Fortuner diesel terasa lebih mudah dibayangkan, karena nilainya sudah sangat besar dalam satu kali isi.

Tekanan ini juga tidak berdiri sendiri. Selain BBM, pemilik kendaraan tetap harus menanggung cicilan, servis, dan pajak kendaraan.

Godaan beralih ke solar yang lebih murah

Di tengah mahalnya Dex dan Dexlite, BioSolar tampak lebih menggoda karena harganya hanya Rp6.800 per liter. Selisih yang jauh besar ini membuat sebagian pengguna SUV besar mulai melirik pilihan tersebut untuk menekan biaya harian.

Namun, pilihan itu tidak bebas risiko. Pabrikan otomotif terus mengingatkan adanya potensi kerusakan jika mesin modern memakai solar dengan kualitas yang lebih rendah.

Situasi ini membuat pemilik Fortuner berada di posisi yang serba sulit. Di satu sisi ada dorongan untuk hemat, tetapi di sisi lain ada pertimbangan soal keawetan mesin dan biaya kepemilikan jangka panjang.

Source: www.suara.com

Baca Juga

Back to top button