Geely membuat Xingyuan alias Geely EX2 terasa jauh lebih matang tanpa mengubah ukuran bodinya. Di model terbaru ini, perhatian utama diarahkan ke isi mobil, mulai dari sistem pintar, bantuan pengemudi, baterai, sampai kemampuan isi daya yang lebih cepat.
Langkah itu membuat EX2 bukan cuma mengandalkan label mobil listrik murah. Di pasar mobil listrik kompak yang makin padat, Geely mencoba menawarkan paket yang lebih lengkap agar mobil ini tetap relevan untuk penggunaan harian.
Isi daya lebih singkat, pilihan jarak tempuh lebih banyak
Salah satu pembaruan yang paling mudah dirasakan ada di sektor baterai. Geely kini memakai baterai CATL sebagai standar untuk seluruh varian Xingyuan terbaru.
Pilihan jarak tempuhnya juga dibuat beragam, yaitu 310 km, 410 km, dan 480 km berdasarkan pengujian CLTC. Untuk pengisian cepat, mobil ini mendukung tingkat pengisian maksimum 1,66C dan bisa diisi dari 30 persen ke 80 persen dalam 19 menit.
Kabin dibuat lebih modern
Di bagian interior, Geely membekali model ini dengan sistem Flyme Auto 2.0. Sistem tersebut berjalan lewat chip otomotif Dragon Eagle-1 7 nanometer yang dikembangkan SiEngine Technology, perusahaan yang didukung Geely.
Pusat kendali di kabin memakai layar sentuh HD 14,6 inci. Head unit ini juga mendukung konektivitas smartphone, termasuk Apple CarPlay, sehingga fungsi harian di dalam mobil terasa lebih lengkap.
Bantuan pengemudi ikut diperkuat
Sektor lain yang mendapat perhatian adalah fitur bantuan pengemudi. Geely membawa paket Geely Afari Smart Driving atau G-ASD H3 ke EX2 terbaru.
Paket ini mendukung Navigasi Otomatis di jalan raya atau NOA, parkir otomatis untuk semua skenario, dan Mode Sentry. Kehadiran fitur-fitur itu membuat EX2 bergerak naik kelas dari sekadar mobil listrik murah menjadi lebih serius dalam teknologi berkendara.
Harga promosi tetap jadi senjata utama
Meski fokus pembaruan ada di teknologi, harga tetap menjadi daya tarik besar. Geely Xingyuan terbaru hadir dalam enam varian dengan harga normal 64.800 yuan hingga 94.800 yuan, atau sekitar Rp 172 juta sampai Rp 251 jutaan.
Ada pula insentif tambahan bagi konsumen yang bertransaksi sebelum 30 Juni 2026. Dengan subsidi tukar tambah 3.000 yuan, harga efektifnya turun menjadi 61.800 yuan sampai 91.800 yuan, setara sekitar Rp 164 juta sampai Rp 243 juta.
Bodi tetap kompak untuk penggunaan harian
Di luar perubahan pada fitur dan sistem, dimensi Xingyuan tidak berubah dari versi sebelumnya. Mobil ini punya panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, tinggi 1.570 mm, dan jarak sumbu roda 2.650 mm.
Ukuran itu membuat EX2 tetap masuk kategori mobil listrik kompak yang cocok untuk kebutuhan harian. Geely tampaknya memilih mempertahankan format bodi yang sudah pas, lalu mengisi sisanya dengan penyempurnaan di area yang paling dicari pembeli.
Source: oto.detik.com




