Prestasi domba bernama Gemoy mencuri perhatian di Kontes Domba Extreme Piala Gubernur Jawa Tengah 2026. Ternak jenis sakub milik mahasiswa Undip, Satria Aji Nur Rifki, itu berhasil pulang dengan predikat juara dua di kategori ekstrem powel jantan.
Yang membuatnya menonjol bukan cuma hasil lombanya, tetapi juga asal-usul pemiliknya. Satria Aji masih berstatus mahasiswa Fakultas Peternakan Undip Semarang angkatan 2024, dan domba itu dipelihara dengan bekal ilmu yang ia dapat di bangku kuliah.
Dibesarkan dari anakan hingga jadi pejantan tangguh
Gemoy dipelihara di Temenggungan RT 7 RW 3, Ambarawa, Kabupaten Semarang. Satria Aji membesarkannya sejak masih anakan sampai tumbuh menjadi pejantan yang siap turun kontes.
Ia menilai kunci keberhasilan ada pada bibit, perawatan, dan pakan. Dari proses itulah domba sakub lokal asal Brebes tersebut berkembang menjadi salah satu ternak yang mampu bersaing di arena kontes.
Tampil di ajang besar di Ungaran
Kontes Domba Extreme Piala Gubernur Jawa Tengah 2026 digelar di Lapangan Komplek Perkantoran Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, pada Jumat (22/5/2026). Di ajang itu, Gemoy kembali memperlihatkan performa yang membuat namanya dikenal di kalangan pecinta domba kontes.
Satria Aji menerima Piala Gubernur Jateng untuk kategori ekstrem powel jantan setelah dombanya finis di posisi kedua. Hasil itu menambah daftar pencapaian Gemoy di arena serupa.
Punya rekam jejak panjang di arena kontes
Gemoy bukan nama baru dalam dunia kontes domba. Menurut Satria Aji, bobot domba yang sama pernah mencapai 144 kilogram, dan pada masa itu Gemoy sempat mengumpulkan sembilan piala serta 20 piagam penghargaan.
Dalam kontes di Brebes, Gemoy juga pernah dinobatkan sebagai domba terbaik. Catatan tersebut membuat reputasinya tetap kuat sebagai domba yang konsisten tampil menonjol di berbagai ajang.
Dirawat di Loco Farm bersama domba lokal lain
Pemeliharaan Gemoy dilakukan di Loco Farm yang berdiri sejak Januari 2025. Di kandang itu, hanya ada satu domba sakub yang dibesarkan sebagai pejantan sejak awal tahun ini.
Selain Gemoy, ada 50 ekor domba lokal lain yang juga dipelihara di lokasi yang sama. Komposisi itu menunjukkan posisi khusus Gemoy dalam usaha ternak yang dijalankan Satria Aji.
Jadi sorotan di tengah besarnya populasi ternak Jawa Tengah
Ajang ini ikut mendapat perhatian karena Jawa Tengah terus memegang peran penting sebagai penyangga sub sektor peternakan nasional. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, melaporkan prediksi populasi ternak di provinsi itu mencapai 6.413.010 ekor.
Jumlah tersebut terdiri atas 1.393.159 ekor sapi, 1.421.246 ekor domba, dan 3.598.605 ekor kambing. Di sisi lain, Sekda Sumarno meminta Kementerian Pertanian meningkatkan kemampuan dan peran petani lokal agar produksi daging hewani ruminansia ikut naik.
Bagi Satria Aji, capaian Gemoy memperlihatkan bahwa pembibitan, perawatan, dan ketekunan bisa menghasilkan ternak yang kompetitif. Dari kandang mahasiswa di Ambarawa sampai podium kontes, domba sakub berbobot 132 kilogram itu kini punya tempat tersendiri di jajaran domba unggulan Jawa Tengah.
Source: regional.kompas.com




