Manchester City masih menjaga peluang di persaingan gelar Liga Inggris, tetapi Pep Guardiola sadar nasib timnya tidak sepenuhnya berada di tangan sendiri. Setelah kemenangan 3-0 atas Crystal Palace, jarak City dengan Arsenal memangkas menjadi dua poin, namun penentuan juara tetap sangat bergantung pada hasil tim London itu.
Guardiola menyebut situasi tersebut dengan sangat terbuka. Ia menilai Arsenal memegang kendali akhir dalam perebutan trofi musim ini, karena City hanya akan punya harapan jika rivalnya terpeleset di dua laga sisa.
“Semua bergantung pada mereka. Jika mereka memenangi dua pertandingan, tidak ada lagi yang bisa dilakukan,” ujar Guardiola seperti dikutip dari laman resmi klub. Ucapan itu menegaskan bahwa City kini hanya bisa menjaga posisi sambil menunggu peluang muncul dari hasil Arsenal.
Dengan masing-masing tim masih menyisakan dua pertandingan, perebutan gelar dipastikan berjalan sampai pekan terakhir. City masih mungkin menyalip, tetapi hasil akhirnya tetap ditentukan oleh performa Arsenal pada dua pertandingan terakhir mereka.
Rotasi besar demi menjaga tenaga
Di tengah persaingan yang masih terbuka, Guardiola juga harus memikirkan kebugaran skuadnya. Saat melawan Crystal Palace, ia melakukan enam perubahan pada susunan starter dan memberi istirahat penuh kepada Erling Haaland.
Keputusan itu diambil untuk menjaga tenaga pemain menjelang rangkaian laga penting berikutnya. City memang sedang berada di fase padat pertandingan dan tidak bisa mengandalkan skuad yang sama terus-menerus.
Final Piala FA melawan Chelsea di Stadion Wembley sudah menunggu di depan mata. Setelah itu, City harus bertandang ke markas Bournemouth hanya tiga hari kemudian, lalu menutup musim dengan menjamu Aston Villa yang sedang tampil kuat di bawah asuhan Unai Emery.
Ujian terakhir di liga
Guardiola tidak menutup mata bahwa dua laga liga terakhir akan sangat berat. Tekanan fisik dan mental terus meningkat, terutama karena City masih mengejar dua target sekaligus di momen yang sama.
Meski begitu, pelatih asal Spanyol itu tetap percaya kedalaman skuadnya bisa membantu tim menjaga level permainan. Bagi City, pemulihan cepat menjadi fokus utama sebelum kembali ke lapangan, terutama karena jadwal berikutnya sudah menuntut kesiapan penuh.
Kemenangan atas Crystal Palace setidaknya membuat City tetap berada dekat dengan Arsenal. Namun selama dua pertandingan terakhir belum selesai, peluang juara belum tertutup, dan hasil Arsenal tetap menjadi faktor yang paling menentukan.
Source: mediaindonesia.com