Di kelas skutik adventure premium Malaysia, dua nama ini menawarkan arah yang sangat berbeda. Honda ADV160 datang dengan paket yang lebih aman untuk rutinitas, sementara Aprilia SR GT Sport 200 menekan sisi rasa berkendara yang lebih liar dan lebih berkarakter.
Perbedaan itu langsung terasa bukan hanya dari angka performa, tetapi juga dari cara keduanya diposisikan. Aprilia bermain di wilayah sporty khas Eropa, sedangkan Honda tetap kuat sebagai pilihan yang nyaman, efisien, dan praktis untuk dipakai setiap hari.
Aprilia mengejar sensasi berkendara yang lebih agresif
Aprilia SR GT Sport 200 memakai mesin i-Get 1 silinder 174cc pendingin cairan dengan tenaga 17,4 hp pada 8.650 rpm dan torsi 16,5 Nm pada 7.000 rpm. Dengan karakter seperti itu, skutik ini terasa lebih bertenaga dibanding ADV160, terutama saat akselerasi menengah sampai atas.
Respons gasnya juga disebut lebih spontan dan agresif. Karena itu, Aprilia terasa lebih menyenangkan saat dipakai riding cepat atau melibas tikungan di jalan pegunungan.
Sasisnya ikut mendukung karakter tersebut. Handling dibuat lebih rigid dan stabil, lalu suspensi travel panjang dengan setelan sporty memberi rasa lebih mantap saat motor diajak melaju kencang.
Dari sisi tampilan, SR GT Sport tampil dengan aura adventure modern khas Italia. Ban dual-purpose, detail bodi premium, serta posisi berkendara tegak membuatnya tetap relevan untuk penggunaan harian, meski karakter dasarnya lebih condong ke performa.
Fitur yang dibawa juga tergolong lengkap. Aprilia membekali motor ini dengan ABS, lampu full LED, panel digital, dan ergonomi tegak yang masih nyaman untuk dipakai sehari-hari.
ADV160 tetap kuat di sisi realistis
Kalau yang dicari adalah motor yang mudah diajak hidup berdampingan dengan rutinitas, Honda ADV160 masih sangat kuat. Skutik ini memakai mesin 1 silinder eSP+ 156,9cc pendingin cairan dengan tenaga 15,8 hp pada 8.500 rpm dan torsi 14,7 Nm pada 6.500 rpm.
Angkanya memang berada di bawah Aprilia, tetapi karakter mesinnya halus dan efisien. Akselerasi bawah hingga menengah terasa ringan untuk kebutuhan perkotaan, dan konsumsi bahan bakarnya menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Honda juga meracik handling ADV160 agar lebih santai dan ramah untuk banyak tipe pengendara. Suspensinya lebih fokus pada kenyamanan di jalan bergelombang, sehingga cocok untuk commuting maupun touring ringan.
Kelebihan ADV160 tidak berhenti di sisi rasa berkendara. Bagasinya luas, posisi riding rileks, dan fitur seperti smart key system, USB charger, traction control HSTC, lampu full LED, serta panel digital modern membuatnya terasa praktis untuk pemakaian harian.
Harga dan biaya kepemilikan ikut memengaruhi pilihan
Di Malaysia, Aprilia SR GT Sport 200 dibanderol 15.900 Ringgit atau sekitar Rp 70,5 jutaan, tergantung dealer dan varian. Honda ADV160 berada di angka 13.549 Ringgit atau sekitar Rp 60,1 jutaan.
Selisihnya sekitar 2.351 Ringgit atau kurang lebih Rp 10,4 jutaan berdasarkan angka yang tercantum. Bedanya harga ini ikut menegaskan strategi masing-masing pabrikan, karena Aprilia menawarkan pengalaman berkendara yang lebih premium dan sporty, sementara Honda lebih menonjolkan paket yang rasional.
Ada satu faktor lain yang membuat ADV160 terlihat makin masuk akal untuk banyak orang. Honda punya jaringan servis yang lebih luas dan spare part yang lebih mudah ditemukan dibanding Aprilia di Malaysia.
Pada akhirnya, dua skutik ini sama-sama menyasar ruang premium, tetapi prioritasnya tidak sama. Aprilia SR GT Sport 200 lebih cocok untuk pengendara yang mengejar performa dan karakter agresif, sedangkan Honda ADV160 tetap unggul sebagai skutik adventure yang nyaman, efisien, dan lebih mudah dijalani setiap hari.
Source: ridertua.com