Juventus mulai bergerak mengamati peluang untuk mendatangkan Alisson Becker, kiper utama Liverpool yang masa baktinya disebut mendekati akhir. Kondisi itu membuat posisi sang penjaga gawang Brasil menjadi sorotan, apalagi belum ada tanda kuat soal perpanjangan kontrak di Anfield.
Bagi Liverpool, situasi ini jelas bukan sekadar kabar biasa. Jika pembicaraan kontrak tetap tidak menemukan titik temu, klub berisiko kehilangan salah satu pemain paling penting tanpa mendapat pemasukan transfer yang sepadan.
Juventus melihat celah
Di Italia, Juventus disebut termasuk klub yang paling serius memantau perkembangan Alisson. Tuttomercato melaporkan bahwa tim asal Turin itu menilai Alisson sebagai sosok yang cocok untuk memperkuat sektor penjaga gawang mereka.
Ketertarikan itu juga muncul karena kebutuhan internal Juventus belum benar-benar terjawab. Michele Di Gregorio dinilai belum tampil sebaik yang diharapkan, sementara Mattia Perin juga dikabarkan berpeluang pergi, sehingga klub membutuhkan kiper berpengalaman untuk menjaga stabilitas tim.
Kontrak tiga tahun masih terbentur masalah gaji
Juventus dikabarkan sudah menyiapkan proposal kontrak berdurasi tiga tahun untuk membuka jalan bagi kedatangan Alisson. Namun, langkah tersebut tidak akan mudah karena persoalan gaji masih menjadi hambatan utama dalam pembicaraan.
Saat ini, Alisson disebut menerima 8 juta euro per musim. Angka itu dinilai cukup berat bagi struktur keuangan Juventus, meski klub tetap menjaga komunikasi agar peluang mencapai kesepakatan tidak tertutup sepenuhnya.
Liverpool perlu menyiapkan langkah antisipatif
Kabar tentang masa depan Alisson membuat Liverpool ikut berada dalam posisi waspada. Detik Sport menyebut belum ada perkembangan berarti dalam pembicaraan kontrak, dan hal itu membuat peluang hengkang sang kiper berusia 33 tahun semakin terbuka.
Situasi seperti ini memaksa Liverpool berpikir lebih jauh. Klub tidak bisa hanya menunggu, karena kehilangan kiper utama tanpa rencana cadangan akan berdampak besar pada keseimbangan skuad, terutama di lini belakang.
Pilar penting dalam beberapa musim terakhir
Alisson bukan sekadar nama besar di bawah mistar Liverpool. Ia sudah menjadi bagian penting dari tim dalam beberapa musim terakhir dan memberi rasa aman yang sulit digantikan oleh pemain lain.
Kontribusinya terlihat jelas dari catatan penampilannya. Bersama The Reds, eks kiper AS Roma itu telah tampil sebanyak 332 kali dan menjadi salah satu figur kunci dalam periode sukses klub.
Jejak trofi yang membuatnya bernilai tinggi
Selama berseragam Liverpool, Alisson ikut membawa pulang dua gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions. Catatan itu mempertegas betapa besar pengaruhnya dalam era modern tim Merseyside tersebut.
Karena itu, kemungkinan perpisahan dengan Alisson akan berdampak luas. Liverpool bukan hanya berpotensi kehilangan penjaga gawang utama, tetapi juga sosok yang selama ini ikut menjaga kestabilan permainan dan memberi kepercayaan diri bagi lini pertahanan.
Perubahan besar bisa datang sekaligus
Potensi kepergian Alisson juga muncul di tengah kabar bahwa Mohamed Salah dan Andrew Robertson disebut sudah dipastikan angkat kaki pada akhir musim ini. Artinya, Liverpool bisa menghadapi perubahan besar dalam waktu berdekatan di beberapa posisi penting.
Dengan situasi kontrak yang belum jelas, minat nyata dari Juventus, dan kebutuhan Liverpool untuk menjaga kekuatan tim, masa depan Alisson kini menjadi salah satu isu paling krusial yang harus segera diselesaikan. Hingga ada kepastian baru, spekulasi soal langkah berikutnya sang kiper masih akan terus menyertai pemberitaan dari Anfield.