Keamanan power bank kini tidak lagi dianggap urusan tambahan. UGREEN justru menaruh isu itu di posisi paling depan dengan menggandeng Amperex Technology Limited atau ATL, sekaligus ikut terlibat dalam penyusunan standar teknis baru di Tiongkok, GB 47372-2026.
Langkah ini menunjukkan bahwa persaingan di pasar perangkat daya portabel sudah bergeser. Kapasitas besar dan desain menarik tetap penting, tetapi UGREEN memilih menekankan kualitas komponen inti, kestabilan penggunaan, dan ketahanan jangka panjang.
Menguatkan dari sisi hulu
Kerja sama UGREEN dengan ATL menempatkan sel baterai lithium-ion dari salah satu produsen baterai terbesar di dunia sebagai fondasi produknya. Kombinasi teknologi sel baterai ATL dan rekayasa sistem UGREEN ditujukan agar power bank lebih stabil, lebih konsisten, dan lebih aman dipakai dalam jangka panjang.
Pendekatan ini juga memberi UGREEN kendali yang lebih ketat atas rantai pasok di sektor hulu. Dengan begitu, kualitas komponen inti bisa dipantau sejak tahap awal produksi, bukan hanya saat produk sudah selesai dirakit.
Masuk ke standar keamanan baru
Selain bekerja di level komponen, UGREEN juga ikut dalam penyusunan GB 47372-2026. Standar teknis baru di Tiongkok ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan power bank, sehingga isu keamanan masuk ke ranah yang lebih formal dan terukur.
Keterlibatan UGREEN di penyusunan standar tersebut menegaskan bahwa perhatian pada keamanan tidak berhenti di pabrik. Di tengah penggunaan perangkat daya mobile yang terus meluas, pengawasan kualitas memang makin dibutuhkan agar risiko bisa ditekan sejak awal.
Lima lapis pengamanan di lini produksi
Untuk menjaga keamanan produknya, UGREEN menerapkan sistem yang terdiri dari lima komponen utama. Pendekatan itu mencakup pelacakan digital, proses produksi otomatis, identifikasi produk, pengujian ketat, dan pemantauan real-time.
Salah satu bagian pentingnya adalah Manufacturing Execution System atau MES. Sistem ini dipakai untuk melakukan traceability digital secara menyeluruh, memantau parameter produksi, memvalidasi proses, dan mengelola hasil manufaktur dengan lebih terukur.
UGREEN juga mengotomatisasi tahap-tahap penting seperti pencocokan sel baterai, pengelasan, dispensing, dan pengujian. Tujuannya jelas, yaitu menjaga konsistensi kualitas sekaligus menekan potensi kesalahan manusia.
Pelacakan dan pengujian dibuat detail
Setiap power bank UGREEN dibekali kode serial unik. Kode itu memuat informasi seperti tanggal produksi, lokasi pabrik, dan spesifikasi sel baterai yang digunakan.
Di sisi pengujian, perusahaan menjalankan metode yang ketat, termasuk penetrasi paku, lithium plating, dan uji tekanan. Seluruh pengujian tersebut disebut telah memenuhi standar GB 47372-2026.
UGREEN juga menyiapkan sistem pemantauan real-time untuk melacak performa sel baterai dan mendeteksi anomali. Pemantauan ini membantu analisis sepanjang siklus hidup produk agar kualitas tetap terjaga setelah perangkat beredar di tangan pengguna.
Dengan arah seperti ini, UGREEN tampak ingin menempatkan keamanan baterai dan kontrol kualitas sebagai pembeda utama di pasar pengisian daya modern. Di tengah pasar yang makin padat, fokus pada standar yang lebih ketat dan pengawasan yang lebih rapi bisa menjadi salah satu penentu paling penting.