Layar 3.000 Nits, ECG dan Baterai 10 Hari, Huawei Watch Fit 5 Pro Naik Kelas Tanpa Mahal

Huawei kembali mendorong seri Watch Fit ke arah yang lebih serius lewat Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro. Fokus utamanya bukan hanya soal tampilan sporty, tetapi juga peningkatan layar, material, dan fitur kesehatan yang biasanya lebih identik dengan smartwatch kelas atas.

Menariknya, model tertinggi di seri ini sudah dibekali layar 3.000 nits dan sensor ECG, dua fitur yang membuatnya terasa lebih lengkap untuk pemakaian harian maupun olahraga. Dengan banderol yang masih relatif masuk akal untuk kelasnya, Huawei terlihat ingin menjaga Watch Fit tetap relevan di tengah persaingan smartwatch yang makin padat.

Layar dibuat lebih terang dan tetap nyaman dipakai

Huawei masih mempertahankan desain bodi memanjang yang selama ini menjadi ciri seri Watch Fit. Bentuk ini membuat jam tangan terasa pas untuk aktivitas olahraga, dipakai harian, maupun sekadar untuk kebutuhan santai.

Watch Fit 5 Pro hadir dengan layar AMOLED 1,92 inci dan bezel yang lebih tipis. Huawei juga menambahkan kaca safir 2.5D agar tampilannya terasa lebih premium sekaligus lebih tahan dalam penggunaan sehari-hari.

Tingkat kecerahan layar pada model Pro mencapai 3.000 nits. Angka ini penting bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan karena tampilan layar tetap mudah dibaca meski berada di bawah sinar matahari langsung.

Pada Watch Fit 5 versi standar, Huawei memakai layar AMOLED 1,82 inci dengan kecerahan hingga 2.500 nits. Meski sedikit di bawah model Pro, tingkat terang tersebut tetap tergolong tinggi untuk smartwatch di kelasnya.

Kedua model juga sudah mendukung Always-On Display. Di sisi kanan, Huawei menempatkan dua tombol fisik, yaitu digital crown dan satu tombol pintas untuk akses cepat ke fitur tertentu.

Perbedaan material membuat versi Pro terasa lebih premium

Di bagian bodi, kedua perangkat sama-sama memakai bingkai tengah berbahan aluminium. Namun, Watch Fit 5 Pro mendapat tambahan bezel titanium yang memberi kesan lebih kokoh dan lebih mewah saat dipakai.

Perbedaan material ini membuat model Pro tidak hanya unggul di atas kertas, tetapi juga terasa lebih matang secara visual. Huawei tampaknya sengaja memberi jarak yang jelas antara varian standar dan versi tertinggi agar pengguna bisa memilih sesuai kebutuhan dan kelas yang diincar.

Untuk ketahanan terhadap air, kedua jam tangan ini sudah mengantongi rating 5 ATM. Artinya, perangkat aman dipakai saat berenang dan cukup siap menghadapi aktivitas yang bersentuhan dengan air.

Watch Fit 5 Pro masih punya nilai tambah lain lewat sertifikasi freediving hingga kedalaman 40 meter. Fitur ini membuat model Pro lebih menarik bagi pengguna yang sering beraktivitas air dan membutuhkan dukungan yang lebih jauh.

Fitur kesehatan jadi pembeda paling terasa

Huawei menanamkan modul detak jantung optik baru pada kedua model, dengan konfigurasi 6 LED dan 6 PPG. Sistem ini diklaim membantu meningkatkan akurasi pemantauan detak jantung saat dipakai untuk aktivitas harian maupun olahraga.

Selain itu, kedua smartwatch juga membawa sensor suhu tubuh. Kehadiran sensor ini membuat pemantauan kondisi fisik terasa lebih lengkap dibanding sekadar pelacakan gerak dan detak jantung.

Pembeda utama ada pada Watch Fit 5 Pro karena model ini sudah dibekali sensor ECG atau elektrokardiogram. Fitur tersebut tidak hadir di model standar dan menjadi salah satu alasan mengapa versi Pro diposisikan lebih serius di sektor kesehatan.

Watch Fit 5 Pro juga mendapat sensor kedalaman. Kombinasi ECG, sensor kedalaman, dan dukungan untuk aktivitas air membuat varian Pro terasa lebih fokus pada kebutuhan pengguna yang ingin fitur kesehatan lebih lengkap.

Olahraga, koneksi, dan fitur suara ikut diperluas

Huawei juga menambah mode bersepeda baru pada seri ini. Fitur tersebut disebut memiliki pendekatan yang mirip dengan lini Watch GT 6 Pro, meski detail penerapannya tidak dijelaskan lebih dalam.

Untuk urusan navigasi, kedua perangkat sudah mendukung Dual-band GNSS agar pelacakan lokasi lebih presisi. Fitur ini penting bagi pengguna yang sering berolahraga di luar ruangan dan membutuhkan pencatatan rute yang lebih akurat.

Konektivitas juga ikut diperluas lewat dukungan NFC dan Bluetooth 6.0. Di sisi lain, Huawei menyematkan mikrofon dan speaker terintegrasi supaya pengguna bisa menerima panggilan langsung dari pergelangan tangan.

Ada pula perekam suara baru di seri ini. Fitur tersebut bisa dipakai untuk mencatat ide singkat, merekam memo cepat, atau menyimpan catatan rapat tanpa harus terus mengeluarkan ponsel.

Daya tahan baterai masih jadi alasan kuat

Salah satu daya tarik utama seri Watch Fit 5 tetap ada pada baterainya. Huawei mengklaim kedua perangkat bisa bertahan hingga 10 hari dalam penggunaan tertentu.

Klaim daya tahan seperti ini membuat Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro tetap menarik bagi pengguna yang tidak ingin terlalu sering mengisi daya. Bagi pengguna aktif, ketahanan baterai yang panjang juga berarti perangkat bisa lebih siap dipakai dalam rutinitas yang padat.

Harga dan pilihan warna

Watch Fit 5 tersedia dalam warna Purple, Green, White, Black, dan Silver dengan harga awal CNY 1.099 atau sekitar Rp2,7 juta. Sementara itu, Watch Fit 5 Pro hadir dalam warna Black, White, dan Orange dengan harga mulai CNY 2.199 atau sekitar Rp5,5 juta.

Keduanya dijadwalkan mulai dijual resmi di China pada 29 April 2025. Hingga saat ini, Huawei belum mengumumkan jadwal peluncuran global, termasuk untuk pasar Indonesia, sehingga calon pembeli di luar China masih perlu menunggu informasi lanjutan dari perusahaan.

Exit mobile version