Meski Jari Patah Saat Pemanasan, Emiliano Martinez Tetap Bawa Villa Juara Di Istanbul

Trofi Liga Europa di Istanbul terasa makin berarti bagi Aston Villa karena kemenangan 3-0 atas SC Freiburg tidak datang dalam kondisi ideal bagi Emiliano Martinez. Sang kiper tetap berdiri tegak di bawah mistar meski memasuki laga dengan patah jari yang dialaminya saat pemanasan.

Masalah itu sempat membuatnya kesulitan saat menangkap bola. Martinez mengaku ini pengalaman pertama yang membuat tangkapan terasa tidak nyaman, bahkan jari seolah bergeser setiap kali ia mencoba mengamankan bola.

Meski begitu, performanya tidak goyah. Martinez tetap mencatat clean sheet dan melakukan sejumlah penyelamatan penting yang menjaga Villa aman sepanjang pertandingan di Istanbul.

Bagi Aston Villa, malam itu bukan sekadar soal menang. Gelar Liga Europa yang mereka angkat sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 30 tahun.

Pencapaian itu juga terasa istimewa karena mengantar Villa kembali merasakan trofi besar di panggung Eropa. Klub tersebut terakhir kali merebut gelar besar pada 1982, sehingga kemenangan ini punya makna historis yang kuat bagi tim dan suporternya.

Martinez menilai keberhasilan itu sangat membanggakan untuk seluruh skuad. Ia melihat kerja keras mereka selama musim ini akhirnya terbayar di pertandingan terbesar.

“Apa yang kami raih malam ini sungguh indah,” ujar Martinez. Ia menambahkan bahwa rasa bangga itu tumbuh dari perjalanan satu laga ke laga berikutnya sepanjang musim.

Kiper asal Argentina itu juga menyinggung kedekatannya dengan Aston Villa dan para pendukungnya. Ia merasa suasana di klub membuatnya seperti berada dalam keluarga besar.

Setiap kali membela Villa, Martinez mengaku tampil dengan rasa bangga. Di final itu, ia juga berusaha mengerahkan pengalaman dan kerja keras yang selama ini tidak terlihat publik dalam sesi latihan.

Laga melawan Freiburg pun menjadi panggung yang menegaskan betapa pentingnya ketenangan seorang penjaga gawang di final besar. Di tengah cedera yang mengganggu, Martinez tetap menjalankan tugasnya sampai akhir dan ikut memastikan Villa menutup malam bersejarah di Istanbul dengan gelar juara.

Source: www.medcom.id

Baca Juga

Back to top button