OxygenOS 16.1 Bawa Live Space dan AI Lebih Dalam, OnePlus Makin Ngebut

Bagi pengguna OnePlus, kabar soal OxygenOS 16.1 bukan cuma soal pembaruan biasa. Update ini membawa Live Space dan integrasi AI yang lebih dalam ke sistem, sehingga aktivitas harian di ponsel bisa terasa lebih cepat dan praktis.

Pembaruannya mulai digulirkan bertahap ke sejumlah perangkat flagship dan kelas menengah OnePlus di pasar global pada Mei 2026. Meski tetap berbasis Android, OnePlus masih menonjolkan karakter OxygenOS lewat tampilan yang ringan, efisiensi sistem, dan pengalaman visual yang lebih responsif.

Live Space jadi pusat perhatian

Fitur yang paling mencuri perhatian ada pada Live Space. Panel dinamis ini menampilkan informasi real-time secara kontekstual, baik di layar utama maupun di lockscreen.

OnePlus menyebut Live Space bisa memuat navigasi, status pengiriman, musik, aktivitas olahraga, sampai notifikasi dari layanan transportasi online. Dengan begitu, pengguna tidak perlu terus berpindah aplikasi hanya untuk memantau informasi yang sedang berjalan.

Pendekatan ini memang mengingatkan pada Live Activities di iPhone atau Dynamic Island. Bedanya, OnePlus menempatkannya sebagai bagian dari pengalaman multitasking yang lebih luas di OxygenOS.

AI makin dekat ke fungsi harian

Selain Live Space, OxygenOS 16.1 juga memperluas peran AI di tingkat sistem. Salah satu yang diperbarui adalah AI Smart Reply, yang membantu pengguna membalas pesan secara otomatis sesuai konteks percakapan.

Dua fitur lain yang ikut diperbarui adalah AI Notes dan AI Summary. Keduanya membuat perangkat bisa merangkum teks atau catatan dengan lebih cepat dan lebih praktis.

Arah ini sejalan dengan tren smartphone yang makin mengandalkan AI langsung di perangkat. Cara seperti ini dinilai lebih efisien, lebih cepat merespons, dan juga membantu menjaga privasi karena tidak selalu bergantung pada cloud.

Sistem dibuat lebih halus dan stabil

Pembaruan ini tidak hanya fokus pada fitur baru, tetapi juga pada rasa pakai sehari-hari. OnePlus menyempurnakan animasi sistem dan transisi antaraplikasi agar navigasi terasa lebih mulus.

Perusahaan mengklaim perpindahan saat membuka aplikasi berat, masuk ke mode multitasking, atau sekadar menggulir antarmuka akan terasa lebih lancar. Di sisi lain, manajemen memori dan efisiensi daya juga ikut dibenahi.

Sistem akan mengatur prioritas aplikasi latar belakang secara lebih adaptif. Tujuannya supaya performa tetap stabil sekaligus konsumsi baterai lebih terkendali.

Keamanan dan privasi ikut disentuh

OxygenOS 16.1 juga membawa patch keamanan Android terbaru. Selain itu, OnePlus menyederhanakan kontrol izin aplikasi dan menempatkannya lebih terintegrasi ke dashboard sistem.

Langkah ini membuat pengaturan privasi lebih mudah diakses pengguna. Pembaruan seperti ini menunjukkan bahwa OnePlus tidak hanya mengejar fitur yang terlihat, tetapi juga kenyamanan dan kendali sistem yang lebih rapi.

Distribusi masih bertahap

OnePlus belum merilis daftar lengkap perangkat yang kompatibel. Namun, beberapa model yang diperkirakan menerima OxygenOS 16.1 mencakup OnePlus 13, OnePlus 12, OnePlus Open, serta sejumlah model Nord terbaru.

Distribusi pembaruan berjalan bertahap mulai kuartal kedua 2026. Jadwal tiap wilayah bisa berbeda tergantung kesiapan regional dan operator, jadi pengguna tetap perlu mengecek langsung lewat menu Settings > Software Update di perangkat masing-masing.

Dalam beberapa tahun terakhir, OxygenOS memang berubah besar setelah pengembangan software OnePlus dan Oppo terhubung lewat basis kode bersama ColorOS. Di tengah perubahan itu, OnePlus tetap mempertahankan identitas OxygenOS lewat tampilan minimalis dan fokus pada performa ringan.

Source: selular.id
Exit mobile version