SAIC Motor sedang menyiapkan pijakan yang lebih kuat di Eropa lewat rencana pembangunan pabrik kendaraan listrik di Galicia, Spanyol. Fasilitas ini akan menjadi basis produksi pertamanya di kawasan tersebut dan menandai langkah baru merek China itu untuk mendekat ke pasar Eropa.
Yang menarik, proyek ini bukan sekadar soal menambah kapasitas produksi. SAIC juga melihat produksi lokal sebagai cara untuk memperkuat daya saing di tengah pasar Eropa yang makin bergerak ke kendaraan listrik.
Spanyol jadi titik strategis
Pilihan jatuh ke Galicia, tepatnya di wilayah pelabuhan A Coruna. Lokasi ini dipandang strategis untuk menopang distribusi dan memperluas jejak SAIC di Eropa.
Pabrik tersebut dijadwalkan mulai dibangun pada 2027 menurut otoritas Spanyol. Operasi komersialnya ditargetkan berjalan pada akhir tahun berikutnya dengan kapasitas produksi hingga 120 ribu unit kendaraan.
Investasi besar dan serapan tenaga kerja
Proyek ini membawa nilai investasi 200 juta euro atau sekitar US$215 juta, setara Rp3,8 triliun. Selain itu, pabrik ini diperkirakan menyerap hingga 2.300 pekerja.
Skala itu membuatnya menjadi salah satu proyek industri otomotif besar di kawasan tersebut. Kehadirannya juga berpotensi memberi dorongan bagi ekosistem industri dan investasi di Galicia.
Alasan Eropa jadi fokus utama
SAIC membidik Eropa karena kawasan itu sedang menjalani transisi besar menuju kendaraan listrik. Perusahaan melihat target jangka panjang Eropa yang mengarah pada 90 persen mobil listrik dari seluruh penjualan pada 2035 sebagai peluang yang sangat besar.
Produksi lokal memberi keuntungan bisnis tambahan bagi SAIC. Langkah ini dapat membantu produknya menghindari pajak impor di Eropa, sehingga harga dan distribusinya bisa lebih kompetitif.
MG sudah lebih dulu membuka jalan
SAIC sebenarnya sudah punya pijakan di pasar Eropa lewat merek MG. Dalam beberapa tahun terakhir, merek itu telah menjual mobil hibrida dan kendaraan listrik di kawasan tersebut.
Pabrik di Spanyol akan memperkuat kehadiran yang sudah dibangun lewat MG. Dengan basis produksi lokal, SAIC tidak lagi hanya bergantung pada impor dari luar kawasan untuk menggerakkan ekspansinya.
Dukungan dari kondisi Spanyol
Spanyol sendiri muncul sebagai lokasi yang dinilai menjanjikan karena ekonominya tumbuh cepat di Eropa. Pemerintah negara itu juga aktif mendukung industri energi terbarukan, sehingga cocok untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik.
SAIC juga menilai hubungan bilateral China dan Spanyol yang membaik dalam beberapa tahun terakhir ikut membuka jalan. Kombinasi faktor itu membuat Galicia dipandang pas untuk menjadi basis produksi baru.
Sinyal perubahan peta persaingan
Rencana ini menunjukkan bagaimana produsen otomotif China makin agresif membangun kehadiran langsung di Eropa. Mereka tidak lagi hanya mengandalkan penjualan produk, tetapi juga mulai menanam modal pada fasilitas produksi.
Bagi Spanyol, proyek SAIC bisa menambah bobot negara itu sebagai pusat baru industri mobil listrik. Di tengah perubahan pasar Eropa, langkah ini sekaligus memperlihatkan bahwa persaingan antara merek global akan semakin dekat dengan konsumen lokal.
Source: www.cnnindonesia.com