Persaingan di papan atas Super League 2025/2026 makin panas setelah Persib Bandung hanya membawa pulang satu poin dari Serang. Hasil imbang 2-2 melawan Dewa United di Banten International Stadium membuat jarak dengan Borneo FC menyempit menjadi dua poin saja.
Persib memang masih berdiri di puncak klasemen dengan 65 poin dari 28 pertandingan. Namun, posisi itu kini terasa jauh dari aman karena Borneo FC terus menempel ketat dengan koleksi 63 poin dan kompetisi masih menyisakan tujuh laga.
Situasi tersebut membuat hasil di Serang punya dampak besar. Persib sebenarnya sempat berada dalam posisi tertinggal dua gol sebelum berhasil menyamakan keadaan di babak kedua, sehingga satu angka yang dibawa pulang terasa seperti penyelamat, bukan hasil ideal.
Dewa United tampil agresif sejak awal dan langsung memberi tekanan kepada tim tamu. Keunggulan tuan rumah tercipta pada menit ke-24 saat Alex Martins memanfaatkan umpan Alexis Messidoro lewat sontekan yang rapi, membuat Persib harus mengejar sejak fase awal pertandingan.
Keadaan Persib tidak banyak berubah sampai turun minum. Mereka belum menemukan ritme permainan terbaik dan Dewa United mampu menjaga keunggulan 1-0 hingga jeda, sementara Maung Bandung masih mencari cara untuk keluar dari tekanan.
Masalah Persib bertambah ketika Dewa United kembali menambah jarak pada menit ke-60. Ricky Kambuaya mencetak gol kedua dan membuat Persib berada di bawah ancaman kekalahan, karena waktu pertandingan semakin menipis dan situasi makin sulit dikendalikan.
Namun, Persib tidak menyerah begitu saja. Thom Haye membuka jalan kebangkitan lewat penalti pada menit ke-73, gol yang menghidupkan kembali peluang tim tamu dan mengubah jalannya laga di menit-menit akhir.
Tekanan Persib terus berlanjut sampai akhirnya Andrew Jung menyamakan skor pada menit ke-85 melalui sundulan. Gol itu memastikan pertandingan ditutup dengan skor 2-2 dan sekaligus menyelamatkan Persib dari kekalahan di Serang.
Hasil tersebut memperlihatkan dua sisi dari Persib. Di satu sisi, mereka menunjukkan mental untuk bangkit saat tertinggal dua gol, tetapi di sisi lain masih ada celah yang membuat mereka belum bisa mengunci kemenangan saat menghadapi tekanan tinggi.
Ancaman di belakang Persib datang dari Borneo FC yang baru saja memetik kemenangan 2-1 atas PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare. Sempat tertinggal lebih dulu, Borneo FC membalas lewat gol Juan Villa dan Koldo Obieta untuk memastikan tiga poin penting.
Kemenangan itu langsung memangkas jarak di puncak klasemen menjadi hanya dua poin. Dengan selisih sekecil itu, setiap hasil pertandingan berikutnya punya dampak besar terhadap perebutan gelar juara dan bisa mengubah posisi tim teratas dalam waktu singkat.
Borneo FC juga terlihat menjaga konsistensi yang membuat tekanan kepada Persib semakin kuat. Selama tren positif itu bertahan, Persib jelas tidak punya ruang untuk lengah karena setiap pertandingan sisa akan terasa seperti final kecil.
Di sisi lain, Dewa United juga layak mencuri perhatian. Mereka mampu mengganggu laju pemuncak klasemen dan tetap mengamankan satu poin meski harus bermain dengan 10 orang di akhir laga, hasil yang membawa mereka naik ke peringkat ketujuh dengan 41 poin.
Jadwal berikutnya juga ikut mempertegas ketatnya persaingan papan atas. Borneo FC akan menjamu Semen Padang FC pada Sabtu (25/4), sedangkan PSM Makassar dijadwalkan menghadapi Persik Kediri dua hari sebelumnya, sehingga situasi di klasemen bisa terus bergerak dan membuat Persib harus tetap waspada di setiap laga tersisa.





