Isu game Batman Beyond yang dikaitkan dengan Rocksteady sempat memancing perhatian besar karena menawarkan sesuatu yang jauh berbeda dari jalur Batman Arkham. Bayangan soal Gotham masa depan, Terry McGinnis, dan Nemesis System terdengar seperti kombinasi yang sulit diabaikan oleh penggemar lama.
Yang membuat rumor ini cepat ramai bukan cuma nama Rocksteady, tetapi juga arah konsep yang dibawa. Bocoran yang beredar menggambarkan proyek itu sebagai spin-off yang lebih dekat ke game Batman utama, dengan posisi cerita setelah Batman: Arkham Knight dan fungsi sebagai soft reboot untuk waralaba Batman di tangan Rocksteady.
Gotham masa depan jadi daya tarik utama
Pendekatan Batman Beyond memang langsung menonjol karena menjauh dari nuansa Batman klasik. Versi yang dibicarakan mengikuti formula serial animasi, dengan Terry McGinnis sebagai Batman masa depan dan Bruce Wayne yang lebih tua berperan sebagai mentor.
Latar Gotham juga disebut berubah drastis. Kota itu dikabarkan masuk ke era futuristis dengan atmosfer yang disebut mirip Cyberpunk 2077, tetapi tetap mempertahankan identitas Gotham sebagai pusat cerita.
Nemesis System ikut memperkuat rumor
Selain latar futuristis, fitur yang paling banyak dibicarakan adalah Nemesis System. Sistem ini dikenal lewat Middle-earth: Shadow of War karena membuat musuh bereaksi dan berkembang dengan cara yang terasa lebih personal.
Keberadaan fitur itu terdengar masuk akal di atas kertas karena Warner Bros, selaku induk Rocksteady, memegang paten untuk Nemesis System. Jika benar dipakai, elemen itu bisa memberi identitas yang kuat pada game Batman dengan latar masa depan.
Nama Blight dan Paul Dini ikut muncul
Bocoran yang sama juga menyebut Blight sebagai antagonis utama. Karakter itu diklaim akan memegang peran penting dalam konflik yang dibangun di Gotham masa depan.
Nama Paul Dini juga ikut diseret ke dalam rumor tersebut. Penulis yang lekat dengan Batman: The Animated Series itu disebut terlibat dalam proyek, sehingga rumor ini terasa makin menggoda bagi penggemar lama.
Kabar awal yang memicu ekspektasi
Sebelum bantahan muncul, informasi yang beredar menyebut Rocksteady masih berada di tahap awal pengembangan game Batman Beyond. Bocoran itu diklaim berasal dari 4chan dan mengatasnamakan sumber industri.
Detail lain yang ikut tersebar menyebut adanya foto dari build pengembangan sekitar setahun lalu. Gambar itu memperlihatkan karakter utama memakai kostum ikonik dengan sayap yang bisa ditarik, mirip versi yang pernah muncul di serial animasi.
Pengunggah bocoran juga menyatakan gambar tersebut sudah diedit dengan AI untuk menghapus watermark. Meski begitu, seluruh isi bocoran tetap berada di wilayah rumor.
Bantahan membuat kabar ini meredup
Antusiasme terhadap kabar tersebut akhirnya tertahan setelah Jason Schreier menulis di forum Resetera bahwa rumor game Batman Beyond itu palsu. Ia tidak memberi penjelasan tambahan, tetapi pernyataan itu sudah cukup membuat validitas bocoran semakin diragukan.
Rocksteady sendiri tetap menjadi nama yang banyak diperhatikan karena riwayat besarnya di dunia Batman. Studio itu merilis Suicide Squad: Kill the Justice League pada 2024, sementara game utama terakhir mereka sudah keluar lebih dari 10 tahun lalu.
Itulah sebabnya rumor tentang Batman Beyond cepat menyedot perhatian. Jika proyek seperti itu benar-benar ada, gabungan Gotham futuristis, Terry McGinnis, Bruce Wayne, Blight, dan Nemesis System akan menjadi langkah yang sangat berbeda dari Batman Arkham.
Source: www.notebookcheck.net




