Cristiano Ronaldo menutup malam juara Al Nassr dengan cara yang sulit dilupakan. Setelah timnya memastikan gelar Saudi Pro League lewat kemenangan 4-1 atas Damac FC, ia memimpin selebrasi Viking Clap di depan ribuan suporter di Alawwal Park.
Sorotan di stadion bukan hanya soal trofi yang akhirnya tiba, tetapi juga emosi yang terlihat jelas dari sang megabintang. Ronaldo bahkan tampak meneteskan air mata ketika kepastian gelar makin dekat, sebelum kemudian bergabung dengan rekan setimnya untuk merayakan keberhasilan itu bersama para pendukung.
Al Nassr memang menjalani laga terakhir musim dengan tekanan besar, tetapi mereka menuntaskannya dengan meyakinkan. Kemenangan atas Damac FC memastikan mereka menutup musim di puncak klasemen dengan 86 poin, unggul dua angka dari Al Hilal yang finis kedua dengan 84 poin.
Ronaldo menjadi pusat cerita pada laga penentu itu karena dua golnya mengubah jalannya pertandingan. Ia membuka keunggulan lewat tendangan bebas pada menit ke-63 yang melaju deras dan tidak mampu dihentikan kiper lawan.
Gol tersebut membuat Al Nassr bermain lebih lepas dan percaya diri. Keunggulan itu kemudian diperkuat Ronaldo lagi pada menit ke-81 setelah ia menyambut umpan tarik di kotak penalti dan menuntaskannya dari jarak dekat.
Dua gol itu menegaskan peran Ronaldo sebagai pembeda saat momen paling penting datang. Al Nassr pun benar-benar mengunci dominasi mereka pada babak kedua dan mengubah laga pamungkas menjadi pesta juara di kandang sendiri.
Gelar ini punya arti besar bagi Ronaldo karena menjadi trofi liga domestik pertamanya bersama Al Nassr sejak bergabung pada Januari 2023. Selama periode itu, klub asal Riyadh tersebut beberapa kali belum berhasil mencapai puncak klasemen meski sudah diperkuat salah satu penyerang paling terkenal di dunia.
Selebrasi setelah peluit akhir juga menambah kuatnya momen tersebut. Ronaldo memimpin Viking Clap sambil menabuh drum di depan gawang yang dekat dengan tribun suporter, lalu suasana stadion ikut memanas saat para pendukung meneriakkan “siuu” berulang kali.
Aksi itu menunjukkan kedekatan Ronaldo dengan para suporter Al Nassr setelah musim yang panjang dan penuh tekanan. Lebih dari sekadar penyerang, ia kembali tampil sebagai figur yang menyatukan tim dan tribun pada malam yang menandai akhir penantian panjang di Riyadh.
Source: www.medcom.id