Samsung boleh jadi bukan nama pertama yang langsung terlintas saat membicarakan pasar ponsel Amerika Serikat, tetapi angka kepuasan pengguna kali ini justru memberi kejutan kecil. Dalam survei American Customer Satisfaction Index atau ACSI Telecommunications, Cell Phone, and Smartwatch Study 2026, Samsung mencatat 81 poin dan unggul tipis atas Apple yang meraih 80 poin.
Selisihnya memang hanya satu poin, tetapi hasil itu cukup untuk menggeser posisi puncak yang tahun lalu masih berakhir imbang. Di pasar yang selama ini lekat dengan iPhone, perubahan sekecil itu tetap terasa besar karena menandakan pengalaman pakai sehari-hari mulai berbicara lebih keras daripada sekadar dominasi merek.
Kepuasan pengguna ponsel di AS ikut membaik
ACSI juga mencatat kepuasan pengguna smartphone secara umum naik 1 persen menjadi 79 poin. Angka ini datang setelah sebelumnya sempat turun, sehingga ada sinyal pemulihan di tengah pasar yang sangat kompetitif.
Peningkatan itu tidak berdiri sendiri. Menurut ACSI, fitur-fitur smartphone modern semakin dianggap berguna untuk penggunaan harian, dan daya tahan baterai yang membaik menjadi salah satu aspek yang paling dihargai pengguna.
Kelas premium masih jadi penentu utama
Di level perangkat, segmen flagship premium tetap menjadi yang paling memuaskan. Samsung Galaxy S Series memimpin dengan 84 poin, disusul lini iPhone terbaru dengan 82 poin, sementara smartphone flagship Google mencatat 80 poin.
Pola ini menunjukkan bahwa perangkat kelas atas masih memegang peran penting dalam membentuk persepsi pengguna. Di segmen premium, Galaxy S Series bahkan mampu menjaga jarak dari iPhone terbaru, meski perbedaannya tetap rapat.
AI mulai dinilai sebagai fitur yang berguna
Tahun ini, ACSI untuk pertama kalinya memasukkan fitur berbasis kecerdasan buatan atau AI ke dalam survei. Hasilnya menunjukkan banyak pengguna mulai melihat AI sebagai alat yang praktis, bukan lagi sekadar hiasan teknologi.
Perubahan cara pandang ini penting karena persaingan ponsel kini makin bergeser ke software dan pengalaman pemakaian. Fitur yang benar-benar terasa manfaatnya dalam aktivitas sehari-hari tampak lebih dihargai ketimbang janji teknologi yang jarang dipakai.
HP lipat masih kuat, tapi belum bebas masalah
ACSI juga menyoroti kategori foldable phone, dan Samsung disebut masih mendominasi segmen itu dibanding Google maupun Motorola. Posisi tersebut memperkuat kehadiran Samsung bukan hanya di ponsel premium, tetapi juga di pasar perangkat lipat.
Meski begitu, kategori ini masih menyisakan catatan. Perangkat lipat disebut menghasilkan lebih banyak keluhan dibanding smartphone biasa, sehingga minat yang terus tumbuh belum sepenuhnya diimbangi dengan pengalaman yang mulus.
Gabungan hasil di segmen premium dan foldable membuat posisi Samsung terasa makin solid di pasar Amerika Serikat. Di wilayah yang selama ini identik dengan iPhone, selisih tipis satu poin justru cukup untuk menunjukkan bahwa kepuasan pengguna kini bisa berubah arah.