Saat banyak orang akan bertahan dengan kenyamanan status bangsawan, Seong Hui Ju justru memilih berdiri di sisi Pangeran I An untuk mendorong penghapusan sistem monarki di Perfect Crown. Sikapnya tidak berhenti pada dukungan moral, karena ia juga ikut bergerak mencari jalan keluar, menanggung tekanan, sampai membantu dana untuk kepentingan kerajaan.
Yang membuat perannya menonjol adalah konsistensinya sejak awal. Begitu I An menyatakan keinginannya untuk menghapus monarki, Hui Ju langsung menyetujuinya tanpa ragu.
Dukungan itu menjadi penanda bahwa Hui Ju benar-benar memahami pilihan I An. Ia tidak sekadar mendengarkan, tetapi menerima keputusan itu sebagai langkah terbaik meski situasinya sulit.
Keteguhan Hui Ju makin terlihat ketika ia harus melepaskan status bangsawan. Padahal, status itu sejak awal memang menjadi harapannya, tetapi ia tidak memaksakan kepentingan pribadi di atas tujuan yang lebih besar.
Tidak mundur saat tekanan meningkat
Perjuangan I An tidak berjalan mulus setelah ia naik takhta. Penolakan dari berbagai pihak membuat rencana menghapus sistem monarki semakin berat dijalankan.
Di titik itu, Hui Ju tidak hanya memberi semangat. Ia membantu I An mencari solusi agar langkah besar tersebut tetap bisa diteruskan.
Bahkan ketika rencana penghapusan monarki sempat digagalkan pihak tertentu, Hui Ju ikut bergerak. Ia meminta bantuan ayah dan kakaknya untuk menghadapi hambatan itu agar tujuan I An tidak berhenti di tengah jalan.
Bantuan yang bukan hanya ucapan
Dukungan Hui Ju juga hadir dalam bentuk yang sangat konkret. Ia tidak ragu memberikan dana untuk kerajaan demi membantu penghapusan monarki.
Langkah itu menunjukkan bahwa ia ikut memikul konsekuensi dari keputusan besar yang diambil I An. Dukungan semacam ini membuat posisinya semakin jelas sebagai sosok yang benar-benar berpihak pada perubahan.
Selain itu, Hui Ju terus meyakinkan I An sampai akhir. Ia memastikan bahwa keputusan yang diambil I An memang layak diperjuangkan, meski jalan yang ditempuh penuh tekanan.
Peran yang ikut menentukan akhir cerita
Hubungan I An dan Hui Ju digambarkan sebagai kerja sama yang aktif, bukan sekadar hubungan pribadi. Hui Ju hadir sebagai penopang yang konsisten, baik saat I An menghadapi penolakan maupun ketika rencananya sempat terancam gagal.
Dari dukungan emosional sampai bantuan strategi, semua peran itu membantu menjaga arah perjuangan tetap jelas. Pada akhirnya, penghapusan sistem monarki berhasil terwujud, dan I An tidak lagi terikat oleh aturan lama.
Setelah perubahan itu terjadi, I An dan Hui Ju tidak lagi tinggal di istana. Keduanya kemudian menjalani hari-hari bahagia bersama tanpa terikat pada sistem yang sebelumnya membatasi mereka.
Source: www.idntimes.com




