Integrasi jaringan XLSMART ternyata bergerak lebih cepat dari yang banyak diperkirakan. Hingga akhir 2025, sekitar 70% site sudah terhubung dalam proses penyatuan infrastruktur pasca merger, dan capaian itu ikut mendorong perusahaan masuk ke fase operasional yang lebih kuat.
Di saat yang sama, kinerja bisnisnya juga ikut terdorong. Sepanjang 2025, XLSMART membukukan pendapatan Rp42,49 triliun, naik 23% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara EBITDA yang dinormalisasi mencapai Rp20,14 triliun atau tumbuh 13%.
Laba bersih yang dinormalisasi juga bergerak naik menjadi Rp3,00 triliun, tumbuh 63%. Manajemen menyebut hasil ini lahir dari sinergi pasca merger yang mulai terasa nyata di berbagai sisi operasional.
Efek sinergi itu terlihat pada efisiensi operasional, optimalisasi jaringan, dan peningkatan kualitas layanan pelanggan. Bagi perusahaan, rangkaian pencapaian ini menjadi bukti bahwa konsolidasi bisnis yang dimulai setelah merger tidak berhenti di level administrasi saja.
Di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk Tahun Buku 2025, perusahaan menegaskan arah kerjanya tetap fokus pada perbaikan layanan, penguatan kualitas jaringan, dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Fase transformasi pasca merger juga dipandang sebagai periode penting untuk membangun fondasi baru yang lebih solid.
Presiden Direktur dan CEO XLSMART Rajeev Sethi menilai dukungan pemegang saham melalui RUPST menjadi dorongan penting bagi perseroan. Ia menekankan bahwa perusahaan tetap menjaga arah pertumbuhan berkelanjutan sambil memperkuat fondasi operasional.
Dari sisi sinergi, pencapaian XLSMART bahkan melampaui ekspektasi awal. Perusahaan mencatat sinergi sebesar USD252 juta pada periode kuartal II hingga kuartal IV 2025, sebuah angka yang menjadi sinyal bahwa integrasi bisnis berjalan lebih cepat dari perkiraan.
Pencapaian itu penting karena sinergi menjadi salah satu penentu utama nilai merger dalam jangka menengah. Semakin cepat integrasi berjalan, semakin besar ruang perusahaan untuk menekan biaya dan meningkatkan efisiensi.
Kemajuan paling nyata memang terlihat pada jaringan. Integrasi sekitar 70% site hingga akhir 2025 menjadi fondasi untuk menjaga kualitas layanan dan memperkuat pengalaman digital pelanggan di tengah persaingan yang ketat.
XLSMART juga terus memperluas jaringan 5G ke berbagai kota di Indonesia hingga akhir 2025. Ekspansi ini diarahkan untuk menghadirkan konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan berkualitas bagi pelanggan.
Langkah tersebut ikut menguatkan posisi XLSMART sebagai salah satu operator dengan cakupan dan pengalaman 5G terdepan di Indonesia. Perusahaan juga memperoleh pengakuan internasional melalui Ookla® Speedtest Awards™ atas pengalaman jaringan 5G terbaik di Indonesia.
Dengan pendapatan yang tumbuh, laba yang menguat, sinergi yang melampaui target, dan integrasi jaringan yang sudah mencapai 70%, XLSMART kini memasuki tahap lanjutan pasca merger dengan landasan operasional yang makin kokoh. Fokus perusahaan pun bergeser ke penguatan layanan dan optimalisasi aset jaringan yang sudah ada.
Source: gadgetsquad.id