Meta memberi pengiklan cara yang lebih presisi untuk mengatur keamanan merek di Threads. Dengan pembaruan ini, iklan tidak lagi harus tampil di sekitar konten tertentu yang dianggap tidak cocok dengan identitas brand.
Langkah itu memperlihatkan bahwa Threads makin diposisikan sebagai ruang iklan digital yang serius. Di saat yang sama, Meta tetap berusaha menjaga pengalaman pengguna di feed agar tidak terganggu oleh kontrol iklan yang semakin ketat.
Pembaruan ini hadir untuk Threads Feed dan membawa kontrol keamanan serta kesesuaian merek yang lebih spesifik. Meta memakai daftar blokir konten dari pihak ketiga yang sebelumnya sudah digunakan di Facebook, Instagram Feed, dan Reels.
Lewat sistem tersebut, pengiklan dapat memilih kategori konten yang ingin dihindari. Mereka juga bisa menyusun preferensi keamanan merek bersama mitra pihak ketiga sesuai kebutuhan kampanye masing-masing.
Dukungan untuk pengaturan ini tersedia melalui empat mitra keamanan dan kesesuaian merek, yaitu DoubleVerify, IAS, Scope3, dan Zefr. Meta juga menyebut sistem ini sudah mendukung puluhan bahasa, sehingga dapat dipakai lebih luas oleh pengiklan global.
Bagi brand, kontrol tambahan ini memberi ruang yang lebih selektif dalam menempatkan iklan. Tujuannya jelas, yaitu mencegah iklan tampil berdekatan dengan konten yang dinilai tidak sejalan dengan citra merek.
Meta menegaskan bahwa pendekatan ini dirancang untuk memberi standar keamanan merek yang lebih personal. Dengan begitu, pengiklan bisa menyesuaikan penempatan iklan dengan kebutuhan tiap kampanye, tanpa harus memakai aturan yang terlalu umum.
Kontrol daftar blokir konten juga bisa dipakai bersama filter inventaris milik Meta yang sudah lebih dulu tersedia. Kombinasi keduanya memberi lapisan perlindungan tambahan bagi pengiklan yang ingin menjaga konteks kemunculan iklan mereka.
Meski kontrol baru terus diperluas, Meta tetap menekankan bahwa sebagian besar konten di sekitar iklan sudah aman bagi brand. Berdasarkan penilaian independen dari para mitra keamanan dan kesesuaian merek Meta, lebih dari 99 persen konten yang muncul di samping iklan di Facebook, Instagram, dan Threads Feed dinilai aman.
Data itu menjadi dasar Meta untuk menunjukkan bahwa sistem iklannya tetap berada dalam koridor keamanan yang tinggi. Namun perusahaan tampaknya ingin memberi opsi yang lebih rinci agar pengiklan punya kendali yang lebih sesuai dengan standar mereka sendiri.
Ke depan, ekosistem mitra keamanan dan kesesuaian merek Meta juga akan diperluas. Dalam beberapa bulan mendatang, pengiklan disebut bisa bekerja sama dengan Channel Factory dan Protected by Mediaocean untuk verifikasi serta pengelolaan keamanan penempatan iklan.
Ekspansi ini menunjukkan arah strategi Meta yang ingin memperkuat transparansi bagi pengiklan. Dengan kontrol yang lebih terukur, Threads diposisikan bukan hanya sebagai tempat percakapan, tetapi juga sebagai kanal iklan yang lebih aman dan fleksibel bagi merek global.





