Acer membuat langkah yang cukup berani di pasar laptop premium Indonesia lewat tiga model Swift terbaru. Yang paling mencuri perhatian justru bukan cuma harga yang dibuka mulai Rp 15 jutaan, melainkan keberadaan laptop yang bobotnya berada di bawah 1 kg.
Di lini ini, Acer menyiapkan Swift Air 14 AI, Swift Edge 14 AI, dan Swift Go 14 AI Pro Edition. Ketiganya menyasar kebutuhan yang berbeda, mulai dari mahasiswa dan profesional muda sampai kreator serta eksekutif muda.
Tiga Swift, tiga sasaran pengguna
Acer membagi arah produk dengan cukup jelas. Swift Air 14 AI diposisikan untuk pengguna yang butuh perangkat ringkas untuk mobilitas, sedangkan Swift Edge 14 AI dan Swift Go 14 AI Pro Edition diarahkan ke pengguna yang butuh performa dan fitur lebih serius.
Dua model, yaitu Swift Edge 14 AI dan Swift Go 14 AI Pro Edition, sudah tersedia di Indonesia. Sementara itu, Swift Air 14 AI dijadwalkan hadir pada 31 Mei 2026.
Harga dan paket penjualannya
Varian paling terjangkau datang dari Swift Air 14 AI. Model dengan Intel Core Ultra 5 125H dijual Rp 15.499.000, sedangkan versi Intel Core Ultra 7 155H dibanderol Rp 18.499.000.
Swift Edge 14 AI dipasarkan Rp 24.499.000 untuk varian Intel Core Ultra 7 325. Ada juga versi yang lebih tinggi dengan Intel Core Ultra 7 355 seharga Rp 26.999.000.
Sementara itu, Swift Go 14 AI Pro Edition hadir dengan Intel Core Ultra X7 358H dan dibanderol Rp 26.99.000. Setiap pembelian lini Swift terbaru ini sudah termasuk Windows 11, Microsoft Office 2024, dan gratis satu tahun Microsoft Office 365 Basic.
Acer juga memberi garansi ekstra tiga tahun. Paket itu mencakup tiga tahun sparepart, tiga tahun servis gratis, dan satu tahun Acer Accidental Damage Protection.
Untuk pembelian Swift Edge 14 AI dan Swift Go 14 AI Pro Edition, konsumen juga mendapat bonus monitor portable senilai Rp 5 juta. Acer turut menawarkan cicilan 0% hingga 31 Juli 2026.
Swift Air 14 AI paling ringan di antara ketiganya
Sorotan terbesar ada pada Swift Air 14 AI. Laptop ini punya bobot di bawah 1 kg dengan ketebalan 15 mm, dan Acer memakai rangka magnesium alloy agar perangkat tetap ringan sekaligus tangguh.
Layarnya memakai panel OLED 14 inci dengan resolusi hingga 3K atau 2880 x 1800 piksel. Panel tersebut membawa rasio 16:10, refresh rate 120Hz, screen-to-body ratio hingga 90%, dan cakupan warna 100% DCI-P3.
Dari sisi dapur pacu, perangkat ini ditenagai hingga Intel Core Ultra 7 155H. Konfigurasinya juga didukung RAM LPDDR5 hingga 16GB dan SSD NVMe Gen4 hingga 512GB.
Meski tipis, port yang dibawa masih cukup lengkap. Acer menyematkan USB-A, USB-C, HDMI, audio jack 3,5 mm, dan microSD reader.
Swift Edge 14 AI mengejar AI dan ketahanan
Swift Edge 14 AI mengambil posisi sebagai model yang lebih premium. Laptop ini menggunakan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 355 dengan NPU terintegrasi yang menawarkan performa AI hingga 49 TOPS.
Acer memasangkan RAM LPDDR5X hingga 16GB dan SSD hingga 1TB yang masih bisa di-upgrade sampai 2TB. Untuk baterai, Acer mengklaim perangkat ini mampu bertahan hingga 26 jam untuk menonton video dan hingga 15 jam untuk browsing internet.
Layar OLED 14 inci beresolusi 3K menjadi salah satu nilai jual utamanya. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz, warna 100% DCI-P3, dan sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 500.
Sebagai Copilot+ PC, laptop ini mendukung Recall, Live Captions, dan Co-creator. Acer juga menambahkan Acer AI Solutions yang berisi Acer QR Capture, Acer AI Image Generator, Acer Video Speed Controller, dan Acer Display Lens.
Di sisi konektivitas, perangkat ini mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 4. Port yang tersedia meliputi Thunderbolt 4, USB-A, HDMI 2.1, dan audio jack. Acer juga menyematkan touchpad pintar dengan tombol shortcut khusus untuk aplikasi video conference atau pemutar video.
Bodi Swift Edge 14 AI memiliki bobot mulai 990 gram dengan ketebalan paling tipis 7,47 mm. Acer memakai rangka paduan stainless steel magnesium dan sudah memberi sertifikat MIL-STD 810H setelah perangkat melewati rangkaian uji durabilitas.
Swift Go 14 AI Pro Edition untuk kerja berat dan hiburan
Swift Go 14 AI Pro Edition dipersiapkan untuk produktivitas tinggi sekaligus gaming. Laptop ini memakai Intel Core Ultra X7 358H dengan NPU yang menawarkan kemampuan AI hingga 50 TOPS.
Perangkat ini dibekali RAM LPDDR5X 16GB dan SSD NVMe Gen 4 1TB, dengan ruang penyimpanan yang masih bisa ditingkatkan hingga 2TB. Acer mengklaim baterainya mampu bertahan hingga 22 jam untuk menonton video.
Layar yang dipakai adalah panel OLED 14 inci beresolusi WUXGA dengan refresh rate 120Hz dan rasio 16:10. Panel ini juga mendukung sertifikasi Eyesafe 2.0 dan DisplayHDR True Black 500.
Secara fisik, laptop ini tetap ringkas dengan ketebalan 15,9 mm dan bobot 1,12 kg. Acer menggunakan material magnesium dan aluminium alloy untuk membantu menjaga suhu perangkat saat dipakai bekerja lebih berat.
Sebagai laptop Copilot+ PC, model ini juga sudah dibekali fitur AI terbaru dari Microsoft dan Acer. Pilihan konektivitasnya mencakup Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, Thunderbolt 4, HDMI 2.1, dan port lain yang disebut Acer tetap lengkap untuk kebutuhan harian.
Source: inet.detik.com




