Vivo Siapkan Tiga Jalur Di Seri X500, X500e Muncul Sebagai Opsi Lebih Terjangkau

Vivo tampaknya sedang menyiapkan keluarga flagship yang lebih berlapis dari biasanya lewat seri X500. Dari data GSMA, muncul tiga nama sekaligus: Vivo X500, Vivo X500 Pro, dan Vivo X500e.

Kehadiran X500e jadi bagian paling mencolok karena varian ini belum lazim muncul di lini utama Vivo. Posisi model tersebut diperkirakan sebagai opsi yang lebih terjangkau, sehingga seri X500 tidak hanya mengandalkan dua model flagship utama.

Dengan susunan seperti itu, Vivo berpotensi menawarkan tiga kelas yang berbeda dalam satu keluarga produk. Ada model ringkas, model utama dengan layar lebih besar, dan model yang lebih ramah di kantong.

Tiga nama yang muncul lebih dulu

Smartprix menyebut tiga perangkat yang terdaftar di database GSMA itu memang Vivo X500, X500 Pro, dan X500e. Walau basis data tersebut belum memuat spesifikasi teknis, nama-nama itu sudah cukup menandakan bahwa pengembangan seri ini mulai bergerak ke fase resmi.

Langkah ini juga memperlihatkan bahwa Vivo tidak sekadar menyiapkan penerus seri X300. Dengan tiga model sekaligus, arah pengembangan seri X500 terlihat lebih luas dan lebih fleksibel untuk menjangkau beragam kebutuhan pengguna.

Ada lompatan penamaan yang menarik

Satu hal lain yang menonjol, Vivo tampaknya melewati seri X400 dan langsung menuju X500. Pola seperti ini bukan hal asing di industri smartphone Tiongkok.

Di pasar tersebut, angka 4 kerap dihindari oleh sejumlah produsen karena dianggap kurang beruntung dalam budaya dan mitologi setempat. Karena itu, perpindahan nama langsung ke X500 terasa masuk akal sebagai bagian dari strategi produk.

Peran tiap model mulai terbaca

Dari pola yang muncul, X500 standar diperkirakan membawa konsep flagship ringkas. Sementara itu, X500 Pro disebut akan hadir dengan layar yang lebih besar, mengikuti pola yang pernah terlihat pada Vivo X300 dan X300 Pro.

Masuknya X500e membuat struktur seri ini berbeda dari generasi sebelumnya. Bila pola ini bertahan, Vivo akan punya tiga lapisan penawaran yang jelas di kelas premium.

Rumor awal soal mesin dan baterai

Meski listing GSMA belum membuka detail perangkat keras, rumor awal sudah memberi gambaran untuk dua model utama. Vivo X500 dan X500 Pro disebut akan memakai chipset Dimensity 9600 Pro yang akan datang.

Chip tersebut dikabarkan dibuat dengan proses 2nm dari TSMC. Jika kabar ini tepat, dua model utama X500 berpotensi membawa peningkatan performa sekaligus efisiensi daya yang lebih baik.

Di bagian baterai, keduanya juga dirumorkan membawa kapasitas di atas 7.000mAh. Pengisian cepat 100W disebut ikut disiapkan, sehingga paket daya ini bisa menjadi salah satu daya tarik utama seri X500.

Layar dan kamera ikut disorot

Ada pula kabar soal peningkatan layar pada keluarga X500. Perangkat di seri ini disebut bisa hadir dengan refresh rate 144 Hz yang lebih tinggi.

Untuk sektor kamera, varian Pro dikabarkan akan membawa sensor LOFIC baru. Sensor ini disebut berpotensi meningkatkan dynamic range agar area terang dan gelap dalam foto bisa ditangani lebih baik.

Masih tahap awal, tetapi arahnya sudah terlihat

Kemunculan nama perangkat di database resmi teknologi biasanya menandakan bahwa sejumlah detail sudah mulai dikunci. Walau belum ada kepastian soal waktu peluncuran, fase seperti ini umumnya menunjukkan pengembangan sudah bergerak ke tahap berikutnya.

Sebagai pembanding, seri Vivo X300 meluncur pada Oktober 2025. Dengan pola tersebut, seri Vivo X500 diperkirakan hadir di kisaran waktu yang sama pada 2026.

Jarak menuju peluncuran masih cukup panjang, jadi detail yang beredar sekarang tetap perlu dibaca hati-hati. Namun, tiga nama yang muncul sekaligus sudah cukup menunjukkan bahwa Vivo tengah menyiapkan perubahan besar pada struktur flagship berikutnya.

Source: gadgets.beebom.com
Exit mobile version