Amerika Serikat mengambil langkah lebih ketat terhadap pelancong dari sejumlah negara Afrika di tengah kekhawatiran atas wabah Ebola yang kembali menyita perhatian internasional. Warga negara asing yang baru berada di Republik Demokratik Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan menjadi sasaran utama penangguhan masuk ke wilayah AS.
Aturan ini tidak berlaku untuk semua orang tanpa pengecualian. Warga negara AS dan pemegang kartu hijau tetap bisa masuk, tetapi mereka tidak langsung lolos begitu saja karena harus melewati pemeriksaan yang lebih ketat saat tiba.
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS atau CDC menyampaikan kebijakan itu lewat pernyataan resmi. Penangguhan masuk berlaku selama 30 hari sebelum dievaluasi lagi untuk menentukan apakah kebijakan akan diperpanjang atau dicabut.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS juga menyiapkan pengawasan tambahan di bandara bagi mereka yang masih diizinkan masuk. Dalam pengaturan itu, pelancong diarahkan ke Bandara Internasional Washington-Dulles sebagai bagian dari prosedur pemeriksaan yang lebih ketat.
Langkah Washington ini menunjukkan bahwa pemerintah AS memilih memperketat penyaringan, bukan menutup seluruh akses masuk. Fokus utamanya adalah menekan risiko penyebaran Ebola dari wilayah yang sedang menghadapi wabah.
Pembatasan tersebut muncul setelah Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan wabah Ebola di Kongo dan Uganda berada dalam status darurat. WHO juga menilai kondisi itu berpotensi menjadi ancaman bagi negara-negara lain.
Di Kongo, data terbaru dari otoritas setempat mencatat 131 kematian akibat virus tersebut. Situasi ini membuat perhatian kembali tertuju pada penyebaran penyakit, meski wabah Ebola di Kongo sebelumnya sempat dinyatakan berakhir pada Oktober 2025.
Dengan kondisi itu, pemeriksaan tambahan terhadap pelancong dari wilayah terdampak menjadi salah satu langkah cepat yang diambil otoritas kesehatan dan keamanan AS. Kebijakan ini menempatkan kewaspadaan di perbatasan sebagai upaya utama untuk mencegah virus masuk lebih jauh ke Amerika.
Source: www.viva.co.id




