Caviar kembali menarik perhatian lewat pendekatan yang sangat terbatas untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Perusahaan kustomisasi asal Rusia itu sudah membuka pre-order koleksi Royal Colors sejak 20 Mei 2026, meski Apple sendiri belum merilis perangkat tersebut secara resmi.
Yang membuatnya menonjol bukan hanya statusnya sebagai produk pesanan awal, tetapi juga jumlahnya yang sangat sedikit. Caviar hanya menyiapkan 18 unit untuk masing-masing desain, sementara perangkat final baru akan dipasang setelah iPhone 18 Pro versi resmi hadir di pasaran pada akhir tahun nanti.
Empat desain bertema kerajaan
Koleksi Royal Colors membawa empat varian dengan inspirasi berbeda dari sejarah dan simbol kerajaan. Caviar tetap mempertahankan ciri khasnya sebagai pembuat ponsel mewah yang kerap memakai material seperti emas, titanium, dan kulit buaya.
Model Imperator tampil dengan kulit buaya ungu dan lapisan emas 24 karat. Caviar juga menambahkan pola yang terinspirasi toga Romawi kuno untuk memberi kesan yang lebih kuat pada desainnya.
King hadir dengan kulit buaya putih dan bodi bernuansa perak. Ornamen fleur-de-lis khas kerajaan Prancis ikut digunakan agar tampilannya terasa lebih menonjol dibandingkan varian lain.
Black Prince dan Pharaoh jadi fokus harga
Bagi yang menyukai desain gelap, Black Prince menjadi salah satu opsi paling mencolok. Varian ini menggabungkan kulit hitam dengan panel titanium matte berlapis black PVD, sehingga tampil seperti zirah abad pertengahan.
Pharaoh membawa sentuhan Mesir kuno lewat kulit buaya biru dan lapisan emas 24 karat. Caviar juga menambahkan motif pohon palem bergaya Art Deco agar desainnya punya karakter berbeda dari tiga model lainnya.
Dari sisi harga, Black Prince dan Pharaoh menjadi varian paling terjangkau di koleksi ini. Keduanya dibanderol mulai dari US$ 10.060 atau sekitar Rp 176,5 juta.
King dipasarkan dengan harga US$ 10.200 atau sekitar Rp 180 juta. Sementara itu, Imperator menjadi model paling mahal dengan banderol US$ 10.340 atau sekitar Rp 182,5 juta.
Proses pengerjaan dan paket penjualan
Caviar tidak langsung memasang desain itu pada unit yang sudah ada di tangan konsumen. Perusahaan akan membeli unit asli dari Apple setelah iPhone 18 Pro tersedia, lalu membongkar casing bawaan dan menggantinya dengan material serta desain mewah sebelum dikirim ke pelanggan.
Setiap unit akan datang dalam kemasan khusus Caviar. Paket penjualannya juga mencakup kunci eksklusif dan koin berlapis emas sebagai bagian dari pengalaman produk mewah yang ditawarkan.
Strategi ini menegaskan posisi Caviar di segmen ponsel ultra-premium yang menyasar kolektor. Langkah serupa juga pernah dilakukan perusahaan itu ketika merilis koleksi mewah iPhone 17 Pro berbahan emas merah muda dan berlian, termasuk versi khusus senilai US$ 10.000 yang memakai motherboard asli iPhone 2G di dalamnya.
Source: www.beritasatu.com




