MBG Harus Serius Dijaga, Prabowo Ingatkan Pelaksana Yang Lalai Agar Minggir

Bagi Presiden Prabowo Subianto, program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar kebijakan di atas kertas. Program itu harus berjalan baik di lapangan karena menyangkut kepentingan rakyat, dan ia tidak ingin ada pelaksana yang bekerja setengah hati.

Sikap tegas itu ia sampaikan saat Konsolidasi Nasional Program MBG yang digelar Badan Gizi Nasional di SICC, Bogor, Jawa Barat. Acara tersebut dihadiri sekitar 12.173 peserta dan 5.873 mitra dari berbagai daerah yang terlibat dalam penyelenggaraan program.

Prabowo menilai kegiatan memberi makan adalah pekerjaan mulia yang tidak boleh dijalankan asal-asalan. Karena itu, ia meminta semua pihak yang terlibat untuk menunjukkan kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas masing-masing.

“(Memberi) makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Tapi, kalau kalian tidak mau bekerja dengan baik, kalian harus minggir, kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak mau, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” ujar Prabowo.

Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa pemerintah ingin menjaga kualitas pelaksanaan MBG sejak level operasional. Program ini, menurut sikap yang ia sampaikan, tidak boleh terganggu oleh kelalaian atau kurangnya keseriusan dari pihak mana pun.

Di sisi lain, Prabowo juga memberi apresiasi kepada para petugas dan mitra MBG yang bertugas di wilayah-wilayah sulit dijangkau. Ia menyebut pengabdian mereka penting karena ada banyak tugas yang harus dilakukan di lokasi dengan tantangan geografis yang tidak ringan.

“Terima kasih saudara-saudara sudah sampai di sini. Terima kasih sekali lagi atas pengabdian di tempat-tempat yang jauh, di tempat yang susah. Terima kasih atas dedikasi kalian terima kasih atas kesetiaan kalian,” kata Prabowo.

Apresiasi itu memperlihatkan bahwa kerja para pelaksana di lapangan dipandang sebagai bagian penting dari keberhasilan program. Semangat pengabdian, dalam pandangan Prabowo, harus berjalan seiring dengan mutu pelayanan yang dijaga secara konsisten.

Konsolidasi nasional tersebut juga menjadi ajang memperkuat koordinasi antara Badan Gizi Nasional, para mitra, dan seluruh pelaksana program. Selain mempererat komunikasi, kegiatan ini diarahkan untuk memperluas jangkauan layanan MBG agar pelaksanaannya lebih efektif.

Pemerintah berharap program ini bisa mendukung lahirnya generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan unggul melalui pelayanan gizi yang berjalan baik di lapangan. Dalam kerangka itu, semua pihak diminta tetap fokus pada manfaat program bagi masyarakat dan menjaga kepentingan rakyat sebagai tujuan utama.

Source: www.viva.co.id

Baca Juga

Back to top button