Kahn Design Satukan Defender Klasik Hingga Modern, Semua Bisa Dipesan Sesuai Selera

Kahn Design memilih cara yang menarik untuk menunjukkan bagaimana Defender bisa dibaca sebagai satu keluarga besar, bukan sekadar model yang berdiri sendiri. Tiga mobil yang ditampilkan dibuat dalam satu tema visual, tetapi masing-masing tetap membawa karakter yang berbeda sesuai generasinya.

Yang paling mudah dikenali dari trio ini adalah warna Fjord Green yang menyatukan semuanya. Namun di balik warna yang sama, Kahn memberi sentuhan berbeda pada gril, pelek, dan proporsi agar tiap unit tetap punya identitas sendiri.

Tiga era, satu garis desain

Di dalam jajaran itu, Heritage Remastered Classic Defender menjadi representasi akar Defender klasik. Mobil ini memakai gril kisi-kisi Heritage khas Kahn, fascia hitam mengilap, dan emblem “90” yang menandai konfigurasi jarak sumbu rodanya.

Bagian kaki-kakinya juga disesuaikan dengan pendekatan klasik. Heritage Remastered menggunakan pelek Huntsman Retro Classic 18 inci yang diberi pinstripe senada bodi, lalu dipasangkan dengan ban all-terrain untuk menjaga kesan tangguh.

Dari sisi konsep, model ini memperlihatkan bagaimana restorasi Defender klasik tetap bisa tampil segar tanpa keluar dari karakter asalnya. Pendekatan seperti ini menjadi salah satu bentuk personalisasi yang ditawarkan Kahn Design.

Coachbuilt yang jadi jembatan

Di tengah trio tersebut, ada Homage II coachbuilt Defender dari Flying Huntsman, divisi coachbuilding milik Kahn. Mobil ini mengambil inspirasi dari Land Rover Series II, lalu menerjemahkannya ulang lewat bodi khusus dan proporsi yang disempurnakan.

Homage II juga memakai Fjord Green agar tetap masuk ke dalam bahasa desain yang sama. Untuk pembeda, mobil ini menggunakan gril jaring Hyper Silver dan pelek RS-Forged Rostyle 18 inci dengan ban all-terrain.

Posisi Homage II penting karena ia berdiri di antara nuansa Defender lawas dan pendekatan pembuatan bodi modern. Kahn menunjukkan bahwa warisan desain lama masih bisa ditafsirkan ulang tanpa kehilangan identitasnya.

Defender modern yang tetap nyambung

Model ketiga adalah Defender 90 kontemporer yang mewakili era paling baru dalam trio ini. Meski tampil lebih modern, mobil ini tetap memakai gril kisi-kisi Heritage yang sama agar benang desainnya tidak putus.

Pada mobil modern ini, gril diselesaikan dengan warna Hyper Silver untuk menggemakan detail yang juga muncul pada Homage II. Defender 90 lalu dipasangkan dengan pelek British Heritage 20 inci dan ban all-terrain, sehingga tampilannya tetap terhubung dengan dua mobil lain.

Hasil akhirnya membuat ketiga mobil terasa seperti satu keluarga. Warna, gril, pelek, dan ban all-terrain dipakai sebagai pengikat, sementara detail lain dipakai untuk menjaga jarak antar generasi.

Bisa dipesan sesuai selera pemilik

Daya tarik terbesar proyek ini bukan hanya pada tampilannya, tetapi juga pada ruang personalisasi yang luas. Kahn Design menegaskan bahwa restorasi Defender klasik maupun kreasi coachbuilt bisa dipesan secara khusus sesuai keinginan pemilik.

Pendekatan bespoke ini memberi kebebasan bagi konsumen untuk memilih arah yang lebih klasik atau lebih modern. Dengan begitu, setiap unit bisa punya karakter yang sangat spesifik tanpa kehilangan akar historis Defender.

Melalui Heritage Remastered Classic Defender, Homage II coachbuilt Defender, dan Defender 90 modern, Kahn Design merangkai tiga generasi dalam satu visi yang konsisten. Trio berkelir Fjord Green itu memperlihatkan bagaimana sebuah tema bisa diterapkan lintas era, dari warisan klasik sampai interpretasi yang lebih kontemporer.

Source: kabaroto.com

Baca Juga

Back to top button