Kloter Perdana Haji Kalsel Ke Tanah Suci, 179 Jemaah Masuk Risiko Tinggi

Operasional haji di Embarkasi Banjarmasin resmi dimulai saat 360 jemaah asal Kalimantan Selatan dari Kloter 1 diberangkatkan menuju Tanah Suci. Rombongan BDJ-01 lepas landas dari Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru pada pukul 00.45 Wita setelah proses mobilisasi dari embarkasi ke bandara menggunakan 10 bus berjalan tertib.

Keberangkatan kloter perdana ini langsung menjadi perhatian karena kondisi kesehatannya tergolong menuntut pengawasan lebih ketat. Dari total 360 jemaah, 179 orang masuk kategori risiko tinggi, dan sekitar 64 persen di antaranya berusia 60 tahun ke atas.

Pengawasan kesehatan jadi titik perhatian utama

Dokter Kloter BDJ-01, dr. Aldiya Jamila, menyebut hipertensi menjadi keluhan yang paling sering muncul pada rombongan ini. Karena itu, pemantauan kondisi fisik dianggap penting sejak keberangkatan hingga jemaah menjalani rangkaian ibadah di Arab Saudi.

Sebagian besar jemaah memang dinyatakan laik terbang setelah pemeriksaan kesehatan. Namun, petugas tetap diminta siaga agar stamina jemaah tetap terjaga dan aktivitas ibadah bisa berlangsung aman.

Tiga jemaah batal berangkat, diganti cadangan

Menjelang final manifest, ada tiga jemaah yang tidak bisa ikut terbang karena kendala kesehatan mendadak dan demensia. Posisi mereka kemudian diisi jemaah cadangan dari Kabupaten Banjar agar seluruh kursi pesawat tetap terpakai.

Pergantian itu dilakukan tanpa mengganggu komposisi rombongan yang sudah disiapkan. Langkah tersebut juga menjaga kelancaran operasional pada keberangkatan kloter pertama.

Pesan agar jemaah tidak memaksakan diri

Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin hadir langsung saat pelepasan jemaah di Embarkasi Haji Syamsudin Noor. Ia mengingatkan agar para jemaah benar-benar menjaga kebugaran karena cuaca di Madinah dan Mekah menuntut kondisi fisik yang kuat.

Muhidin juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi puncak ibadah haji, termasuk saat wukuf. Pesan itu menjadi pengingat agar jemaah tidak memaksakan diri dan tetap mengutamakan kesehatan selama berada di Tanah Suci.

Embarkasi Banjarmasin layani dua provinsi

Embarkasi Banjarmasin tidak hanya melayani jemaah dari Kalimantan Selatan, tetapi juga dari Kalimantan Tengah. Total jemaah yang akan diberangkatkan melalui embarkasi ini mencapai 6.822 orang dalam 19 kloter.

Dari jumlah itu, Kalimantan Selatan menyumbang 5.187 jemaah dalam 14 kloter, sedangkan Kalimantan Tengah mengirim 1.559 jemaah dalam 5 kloter. Berdasarkan data Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalsel, rata-rata jemaah yang berangkat tahun ini merupakan pendaftar sejak periode 2011-2012.

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Dr. Eddy Khairani, memastikan seluruh petugas telah siap memberi layanan maksimal selama operasional haji 1447 H/2026 M. Dengan lepasnya kloter pertama, rangkaian layanan haji di Embarkasi Banjarmasin pun masuk tahap pelaksanaan penuh, sementara perhatian berikutnya tertuju pada kelancaran kloter-kloter selanjutnya serta upaya menjaga kondisi jemaah tetap stabil selama perjalanan dan ibadah di Tanah Suci.

Source: mediaindonesia.com

Baca Juga

Back to top button