Permintaan maaf terbuka datang setelah video itu telanjur menyebar luas dan memicu kritik tajam dari publik. Dalam rekaman tersebut, seorang anggota DPRD Jember terlihat bermain game di ponsel sambil merokok saat rapat yang justru membahas stunting.
Tokoh dalam video itu adalah Achmad Syahri Assidiqi. Ia kemudian mengakui sikapnya keliru dan menyatakan siap menerima konsekuensi atas perbuatannya.
Dalam klarifikasi yang dikutip dari Instagram @lambe_turah, Achmad Syahri menyebut dirinya sebagai anggota DPRD Komisi D Kabupaten Jember. Ia meminta maaf kepada masyarakat Jember, Ketua Umum Gerindra, dan DPP Gerindra atas peristiwa yang ramai dibicarakan.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya sadar telah khilaf. Menurut dia, kejadian tersebut harus menjadi pelajaran penting dalam hidup dan perjalanan politiknya.
“Saya sadar apa dengan saya lakukan saya khilaf. Semoga ini menjadi pembelajaran dalam hidup saya. Siap disanksi oleh partai dan juga oleh DPR kabupaten,” ucapnya.
Video yang memicu reaksi keras itu memperlihatkan Achmad Syahri berada dalam Rapat Dengar Pendapat atau RDP Komisi B DPRD Jember. Rapat tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, BPJS, dan kepala puskesmas se-Kabupaten Jember.
Pembahasan utama dalam forum itu adalah stunting. Karena itu, perilaku bermain game sambil merokok di dalam ruang rapat dianggap tidak pantas oleh banyak pihak.
Sorotan publik makin besar karena rapat dewan seharusnya menjadi forum serius untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat. Sikap yang terekam dalam video dinilai tidak menunjukkan disiplin dan penghormatan terhadap agenda resmi.
Partai Gerindra juga ikut menanggapi kasus ini. Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Habiburokhman, menyebut Achmad Syahri akan dipanggil dan menjalani sidang di Mahkamah Partai.
“Iya disidang hari Jumat di DPP di Mahkamah Partai,” kata Habiburokhman.
Achmad Syahri sendiri dikenal sebagai anggota DPRD Jember periode 2024–2029. Ia juga disebut sebagai anggota dewan termuda di daerah itu.
Politisi berusia 25 tahun tersebut merupakan putra dari mantan anggota DPR RI, Achmad Fadil Muzakki Syah atau Ra Fadil. Latar belakang itu membuat sorotan terhadap dirinya semakin besar setelah video rapat tersebut beredar luas.
Dalam pernyataan akhirnya, Achmad Syahri kembali meminta maaf kepada warga Jember. Ia berharap masih diberi kesempatan untuk memperbaiki sikap sebagai wakil rakyat muda yang kini berada di bawah perhatian publik.
Source: www.viva.co.id