Kini urusan pajak kendaraan tahunan di Jawa Barat dibuat lebih ringkas lewat layanan yang bisa dijalankan langsung dari WhatsApp. Setelah nomor resmi 0811-2230-1818 disimpan, wajib pajak cukup membuka percakapan dengan mengetik “Halo” atau “Hi” untuk memulai proses.
Lewat layanan WhatsApp Chatbot Bapenda Jabar ini, warga tidak perlu lagi datang ke kantor Samsat untuk mengurus pembayaran. Sistem tersebut menampilkan alur yang lebih praktis, mulai dari pengecekan data kendaraan sampai keluarnya kode pembayaran di dalam chat.
Begitu chatbot aktif, pengguna akan diarahkan ke menu layanan. Dari sana, pilihan “1. Bayar Pajak Kendaraan” bisa dipilih untuk melanjutkan proses pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor di Jawa Barat.
Setelah itu, sistem akan meminta nomor polisi kendaraan dan Nomor Induk Kependudukan atau NIK yang tertera di KTP. Data ini dipakai untuk validasi sebelum rincian tagihan ditampilkan ke pengguna.
Jika data yang dimasukkan sesuai, chatbot akan menampilkan nominal pajak yang harus dibayar. Pada tahap yang sama, sistem juga memberikan kode pembayaran khusus yang dibutuhkan untuk melanjutkan transaksi.
Pembayaran tidak berhenti di chat saja. Setelah kode diterima, proses bisa diteruskan melalui saluran pembayaran elektronik yang sudah disiapkan, termasuk ATM, mobile banking, platform e-commerce, gerai minimarket, dan aplikasi dompet digital.
Bapenda Jawa Barat menyebut layanan ini mulai tersedia pada 1 Mei 2026. Kehadiran kanal baru ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan mobilitas tinggi dan membuat proses pembayaran pajak terasa lebih cepat.
Kepala Bapenda Jawa Barat, Asep Supriatna, menyampaikan bahwa fasilitas tersebut memang dirancang untuk mengakomodasi masyarakat yang butuh layanan praktis. Selain memudahkan, sistem berbasis WhatsApp ini juga diharapkan membantu mendorong kepatuhan warga dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan.
Bagi banyak orang, kehadiran layanan seperti ini juga berarti langkah administratif yang biasanya dilakukan langsung bisa dipangkas. Bapenda Jabar menilai skema baru ini dapat mengurangi antrean sekaligus membuat pengalaman membayar pajak kendaraan menjadi lebih modern, efisien, dan aman.
Dengan alur yang cukup sederhana, warga bisa menyelesaikan sebagian besar proses hanya lewat pesan singkat. Dari cek data sampai memperoleh kode bayar, semuanya bisa dilakukan tanpa harus berpindah dari satu loket ke loket lain.
Source: www.pojokpapua.id




