Di Tengah Harga Emas Melonjak, Batam Masih Ramai Borong Perhiasan untuk Simpanan

Di Batam, emas masih punya tempat di kantong pembeli meski harga bergerak naik. Banyak orang tetap datang ke gerai perhiasan karena emas dianggap cocok untuk dipakai sekaligus disimpan.

Di The Palace Jeweler Mega Mall Batam, pilihan kadar emas masih tersedia dari 9K sampai 24K. Gerai ini melayani pembeli setiap hari pada pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

Harga mengikuti arah pasar

Kenaikan harga emas dunia ikut mendorong harga perhiasan di Batam. Di tingkat nasional, harga emas hari ini berada di kisaran Rp2.780.000 per gram, sehingga pergerakan harga di gerai perhiasan ikut menyesuaikan.

Untuk perhiasan emas berkadar 17K hingga 18K, harga diperkirakan berada di kisaran Rp1,9 juta sampai Rp2,5 juta per gram. Besaran itu tetap dipengaruhi model, berat, dan ongkos produksi.

Emas 24 karat atau logam mulia juga cenderung bergerak mendekati harga emas Antam harian. Karena itu, perubahan pasar global terasa cepat sampai ke Batam.

Minat beli belum ikut surut

Aming, pegawai The Palace Jeweler Mega Mall Batam berusia 30 tahun, mengatakan kenaikan harga sudah terasa dalam beberapa pekan terakhir. Ia menyebut harga perhiasan biasanya bergerak ketika harga emas dunia naik.

“Harga emas memang menyesuaikan harga pasar setiap hari. Kalau harga emas dunia naik, biasanya harga perhiasan juga ikut bergerak,” katanya saat ditemui, Kamis (21/5).

Meski begitu, ia menilai minat masyarakat belum turun. Pengunjung masih ramai, terutama menjelang akhir pekan, dan banyak yang datang untuk membeli emas sebagai perhiasan sekaligus simpanan.

Tetap dianggap aman untuk simpanan

Di Batam, emas masih dipandang sebagai pilihan yang relatif aman di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. Perhiasan emas tidak hanya dibeli untuk aksesori, tetapi juga untuk kebutuhan investasi yang mudah dipahami masyarakat.

Cely, 28, warga Batam Centre, tetap membeli emas meski harganya sedang tinggi. Ia menilai emas masih layak disimpan dalam jangka panjang karena nilainya berpeluang terus bergerak naik.

“Kalau emas saya beli untuk simpanan jangka panjang. Walaupun sekarang mahal, biasanya ke depan masih bisa naik lagi,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Joni, 44, warga Bengkong. Ia memilih perhiasan emas sebagai tabungan keluarga karena emas bisa dipakai sekaligus tetap punya nilai simpan.

“Daripada uang habis untuk hal lain, lebih baik dibelikan emas. Selain bisa dipakai, nilainya juga tetap ada,” katanya.

Di tengah harga yang terus menyesuaikan pasar, Batam tetap menunjukkan permintaan yang bertahan. Kondisi itu membuat emas masih bergerak sebagai barang konsumsi dan juga aset simpanan bagi banyak pembeli.

Source: mediaindonesia.com

Baca Juga

Back to top button