Di St. Petersburg, mobilitas warga tetap terlihat normal meski kota itu sedang berada di bawah bayang-bayang laporan serangan drone. Jalur menuju Expo Forum, lokasi utama SPIEF 2026, justru terpantau lancar dan tidak menunjukkan kepadatan yang menonjol.
Situasi itu membuat penyelenggaraan St. Petersburg International Economic Forum tetap berjalan di tengah pengamanan yang ketat. Forum yang mempertemukan pemimpin negara, pelaku bisnis global, dan investor internasional tersebut digelar saat otoritas setempat menangani ancaman udara pada Rabu, 3 Juni 2026.
Di luar titik yang terdampak, warga tetap menjalani aktivitas harian seperti biasa. Tim Medcom.id yang berada langsung di kota itu melihat masyarakat tetap berangkat kerja, menggunakan transportasi umum, dan bergerak tanpa tanda-tanda kepanikan berarti.
Kondisi tenang di pusat kota menjadi kontras dengan kabar yang muncul dari area strategis. Laporan media Rusia yang dikutip dari UNN dan ASTRA menyebut serangan drone terjadi menjelang pembukaan SPIEF 2026.
Serangan itu dilaporkan memicu kebakaran di salah satu terminal minyak terbesar di kawasan St. Petersburg. Ancaman udara tersebut juga mendorong peningkatan operasi pertahanan udara oleh otoritas setempat.
Meski begitu, dampaknya tampak terkonsentrasi di lokasi tertentu dan tidak meluas ke seluruh aktivitas publik. Sepanjang perjalanan menuju area forum, pantauan juga menunjukkan kepulan asap hitam dari salah satu wilayah di St. Petersburg.
Di beberapa titik, layanan internet sempat terganggu. Namun, kondisi umum di lapangan tetap bisa dipantau dan arus pergerakan orang maupun kendaraan masih berlangsung tertib.
Bagi kota ini, momen tersebut menjadi ujian untuk menjaga stabilitas saat ancaman keamanan muncul di tengah agenda ekonomi besar. Namun dari pantauan langsung, St. Petersburg tetap bergerak, dan suasana di sekitar forum tidak berubah menjadi kepanikan massal.
Source: www.medcom.id




