Ugreen lewat PB610 mencoba menjawab keluhan sederhana yang sering muncul saat membawa power bank, yaitu kabel yang justru ikut tertinggal. Model berkapasitas 10.000mAh ini sudah menyatukan kabel USB-C di bodinya, lalu menambahkan layar pintar di bagian depan supaya pengguna bisa memantau kondisi perangkat secara langsung.
Di kelas power bank yang biasanya menuntut kabel terpisah, pendekatan seperti ini terasa lebih praktis. Ugreen menargetkan pengguna yang ingin perangkat pengisian daya ringkas, tetapi tetap ingin melihat informasi penting tanpa harus menebak-nebak sisa daya atau suhu baterai.
Layar kecil yang memberi banyak informasi
Salah satu daya tarik PB610 ada pada layar pintar berukuran 1,47 inci. Panel ini menampilkan total daya keluaran, suhu baterai, persentase sisa daya, dan kondisi kesehatan baterai secara real-time.
Ugreen juga memberi sentuhan personal lewat layar tersebut. Dengan koneksi Bluetooth ke aplikasi seluler, pengguna bisa mengunggah gambar atau emoji khusus untuk tampil di panel depan.
Kabel yang ikut jadi bagian desain
Bagian yang paling membedakan PB610 dari banyak power bank lain ada pada kabel USB-C yang sudah menempel di bodi. Kabel ini bukan hanya dipakai untuk mengisi daya, tetapi juga bisa dililitkan ke bodi dan berfungsi sebagai strap.
Ugreen memberi finishing perak dengan aksen merah pada kabel bawaan itu. Dengan ukuran 109 x 58,5 x 25,5 mm dan bobot sekitar 239 gram, perangkat ini masih tergolong mudah dibawa dan tetap masuk akal untuk dimasukkan ke tas kecil atau saku jaket.
Daya 45W untuk tiga perangkat
PB610 membawa konfigurasi 2C + 1A, yang terdiri dari kabel USB-C bawaan, satu port USB-C, dan satu port USB-A. Kabel USB-C dan port USB-C sama-sama mendukung keluaran hingga 45W, sedangkan port USB-A mendukung hingga 22,5W.
Pengguna juga bisa mengisi hingga tiga perangkat sekaligus. Saat ketiganya dipakai bersamaan, total keluaran 45W akan terbagi ke port yang aktif, sehingga kecepatan isi ulang menurun.
Ugreen menyebut dukungan protokol fast charging standar agar kompatibilitasnya luas. Perangkat yang didukung mencakup Apple, Android, Nintendo Switch, earbud nirkabel, dan kamera portabel.
Isi daya sambil tetap memantau kondisi baterai
Di dalam bodinya, Ugreen memakai dua sel baterai silinder 21700 masing-masing berkapasitas 5.000mAh dengan cangkang baja. Perusahaan juga menambahkan chip kontrol suhu NTC yang ditingkatkan untuk memantau panas secara berkala selama pengisian.
Kombinasi ini membuat PB610 tidak hanya mengandalkan kepraktisan fisik, tetapi juga menghadirkan pemantauan yang lebih jelas lewat layar depan. Bagi pengguna yang sering mengisi daya di perjalanan, informasi seperti suhu baterai dan sisa daya bisa terasa lebih berguna daripada indikator sederhana.
Harga dan status penjualan
PB610 sudah tercantum di JD.com dengan harga 199 yuan. Ugreen menjadwalkan penjualan perangkat ini pada 26 Mei.
Untuk saat ini, model tersebut baru terdaftar di pasar China. Ugreen belum mengumumkan jadwal peluncuran global, meski merek ini selama ini rutin membawa aksesori pengisian dayanya ke pasar Amerika Serikat dan Eropa.
Source: www.gizmochina.com




