Banyak laptop tipis mencoba tampil premium, tetapi tidak semuanya berhasil memberi kombinasi yang terasa benar-benar lengkap. Samsung Galaxy Book3 Pro masuk ke area itu dengan membawa layar 3K 120Hz dan bobot hanya 1,17 kg pada model 14 inci, dua hal yang langsung menonjol untuk pengguna yang mengutamakan mobilitas tanpa ingin mengorbankan kenyamanan visual.
Daya tariknya tidak berhenti di angka bobot. Samsung menempatkan Galaxy Book3 Pro sebagai ultrabook premium yang menargetkan produktivitas harian, kerja multitasking, dan kebutuhan kreatif dalam bodi yang tetap ringkas.
Layar jadi titik paling kuat
Panel Dynamic AMOLED 2X beresolusi 2880 x 1800 dengan rasio 16:10 menjadi salah satu alasan utama perangkat ini mencuri perhatian. Tampilan seperti ini memberi warna yang hidup dan kontras yang dalam, sehingga terasa cocok untuk pekerjaan visual maupun hiburan.
Samsung juga menyematkan refresh rate adaptif 120Hz. Hasilnya, perpindahan tampilan terasa lebih mulus saat pengguna membuka banyak aplikasi atau sekadar menavigasi antarmuka.
Ada pula sertifikasi Eye Care Display yang ditujukan untuk membantu menjaga kenyamanan saat layar dipakai dalam waktu lama. Untuk banyak pengguna, kombinasi ini membuat Galaxy Book3 Pro terasa lebih meyakinkan dibanding laptop tipis lain yang hanya mengandalkan desain.
Tipis, ringan, tapi tetap praktis
Sektor mobilitas menjadi alasan lain mengapa laptop ini menonjol. Bodinya memakai bahan aluminium dengan desain tipis, sementara bobot 1,17 kg pada varian 14 inci membuatnya mudah dibawa berpindah tempat.
Bagi pengguna yang sering bekerja di luar meja kerja tetap, ukuran seperti ini memberi keuntungan nyata. Laptop terasa ringkas saat dimasukkan ke tas, tetapi tetap membawa identitas perangkat premium.
Meski mengejar bodi tipis, Samsung tetap menyediakan konektivitas yang cukup lengkap. Galaxy Book3 Pro masih dibekali Thunderbolt 4, USB-A, dan HDMI untuk kebutuhan monitor eksternal, penyimpanan tambahan, atau aksesori kerja lain.
Performa disiapkan untuk kerja cepat
Di bagian dapur pacu, Galaxy Book3 Pro mengandalkan prosesor Intel Core Generasi ke-13 seri P. Opsi yang tersedia mencakup Intel Core i5-1340P, Intel Core i7-1360P, dan Intel Core i7-1380P, tergantung varian yang dipilih.
Susunan ini ditujukan untuk memberi respons cepat saat banyak aplikasi dibuka sekaligus. Laptop ini juga disiapkan untuk multitasking dan pekerjaan produktivitas yang lebih menuntut.
Untuk grafis, Samsung memakai Intel Iris Xe Graphics terintegrasi. Solusi ini menjaga perangkat tetap efisien dan tipis, sambil tetap cukup untuk pekerjaan visual ringan hingga menengah.
Ruang penyimpanan dan memori ikut besar
Di kelas premium, Galaxy Book3 Pro juga menawarkan memori dan penyimpanan yang lapang. RAM LPDDR5 tersedia hingga 32GB, sedangkan SSD NVMe PCIe Gen4 mencapai 1TB.
Pada beberapa model 16 inci, tersedia dua slot SSD untuk ekspansi. Fitur ini memberi ruang lebih luas bagi pengguna yang perlu menyimpan dokumen besar, file kreatif, atau koleksi media berukuran besar.
Audio dan ekosistem melengkapi paketnya
Samsung tidak hanya mengandalkan layar dan performa. Galaxy Book3 Pro juga memakai AKG Quad Speakers untuk mendukung pengalaman mendengar yang lebih baik saat menikmati konten atau mengikuti rapat daring.
Di sisi lain, Samsung menonjolkan integrasi antarperangkat Galaxy agar alur kerja terasa lebih menyatu. Pendekatan ini ditujukan untuk pengguna yang sudah berada di ekosistem Samsung dan ingin pengalaman yang lebih terhubung.
Pilihan varian dan harga di Indonesia
Di Indonesia, Galaxy Book3 Pro hadir dalam beberapa konfigurasi. Perbedaan ukuran layar, prosesor, RAM, dan penyimpanan membuat harganya berada di kelas premium.
| Varian | Spesifikasi | Harga |
|---|---|---|
| 14 inci | Intel Core i5-1340P, RAM 16GB, SSD 512GB | Rp 31.500.000 |
| 14 inci | Intel Core i7-1360P, RAM 16GB, SSD 512GB | Rp 38.886.900 |
| 16 inci | Intel Core i7-1380P, RAM 32GB, SSD 1TB | Rp 43.500.000 |
Secara umum, harga pasarnya berada pada kisaran Rp 31.500.000 hingga Rp 43.500.000. Dengan posisi seperti ini, Galaxy Book3 Pro jelas menyasar pengguna yang mencari laptop premium dengan layar kuat, bobot ringan, performa Intel Core Gen 13, dan konektivitas yang tetap lengkap.





