Kontrol Worldwide NFT, Inc. beralih ke Jay Wright setelah transaksi yang dinegosiasikan secara privat menggeser suara mayoritas dari George Sharp. Pergeseran ini membuat arah perusahaan berubah cukup tajam, karena manajemen baru langsung menempatkan akuisisi sebagai mesin pertumbuhan utama.
Perubahan itu juga datang bersama recapitalization dan reverse stock split 1-for-10. Setelah aksi korporasi tersebut, perusahaan melaporkan sekitar 94,35 juta saham biasa beredar, 5 juta saham preferen beredar, dan tidak memiliki utang.
Di bawah kendali baru, Worldwide NFT, Inc. tidak lagi sekadar berdiri sebagai emiten OTC biasa. Perusahaan kini menyiapkan model holding company yang berburu target akuisisi di beberapa bidang, dengan fokus pada transaksi yang dinilai menarik dan akretif.
Sektor yang masuk radar perusahaan cukup beragam. Daftarnya mencakup software, managed services, artificial intelligence, robotics, unmanned aerial vehicles, serta inisiatif manufaktur berbasis Amerika Serikat.
Jay Wright menyebut peluang di area-area tersebut masih terbuka lebar. Ia juga mengaitkan strategi itu dengan gelombang pensiun baby boomer yang terus berlangsung, sambil menilai bahwa bidang-bidang tersebut bisa dipakai untuk membangun perusahaan publik yang besar, sukses, dan menguntungkan.
Latar belakang pengendali baru
Wright bukan nama yang asing di transaksi korporasi. Ia pernah menjadi co-founder dan Chief Strategy Officer Castellum, Inc., perusahaan pertahanan dan teknologi yang tercatat di NYSE American.
Perusahaan juga menyebut Wright pernah bekerja sebagai pengacara mergers and acquisitions di Foley & Lardner serta Skadden, Arps. Setelah itu, ia pindah ke dunia perbankan investasi dan bekerja di Merrill Lynch.
Selain pengalaman itu, Wright disebut pernah memegang peran eksekutif di beberapa perusahaan publik. Ia juga telah memberi nasihat kepada puluhan bisnis terkait strategi dan eksekusi akuisisi.
Struktur saham ikut berubah
FINRA’s Daily List mempublikasikan pemberitahuan pada May 15, 2026 bahwa saham biasa perusahaan telah menjalani reverse stock split 1-for-10. Sesudah recapitalization, saham WNFT diperkirakan sementara diperdagangkan dengan ticker WNFTD selama sekitar 20 hari bursa sebelum kembali ke WNFT.
Struktur modal baru itu menempatkan perusahaan pada posisi yang berbeda dari sebelumnya. Dengan utang yang dilaporkan nol, WNFT kini menonjol sebagai emiten OTC yang sedang membangun ulang fondasi korporasinya sambil menyiapkan agenda akuisisi.
Perubahan kontrol dan recapitalization biasanya menarik perhatian investor di emiten OTC, terutama jika dibarengi rencana akuisisi atau ambisi uplisting. Dalam kasus WNFT, kombinasi itu menandai pergeseran besar dari posisi korporasi sebelumnya menuju model pertumbuhan berbasis pembelian aset atau bisnis lain.
Minat pasar kemungkinan akan tertuju pada kemampuan manajemen menemukan target yang bisa menambah pendapatan dan profitabilitas secara berkelanjutan. Pada saat yang sama, strategi akuisisi dan reverse stock split tetap membawa risiko eksekusi dan dilusi yang tinggi bagi perusahaan publik berukuran kecil.
Fokus pada AI, robotics, dan teknologi terkait pertahanan juga berpotensi memicu spekulasi tambahan. Tiga area itu sedang mendapat perhatian luas, sehingga langkah WNFT bisa dibaca sebagai upaya menempatkan diri di sektor yang sedang diminati pasar.
Ke depan, investor akan mencermati pengumuman akuisisi di bawah kepemimpinan baru. Pasar juga akan memperhatikan apakah perusahaan mengajukan rencana uplisting ke bursa utama Amerika Serikat.
Aktivitas penerbitan saham atau pembiayaan yang terkait akuisisi akan ikut dipantau. Dokumen korporasi yang menjelaskan recapitalization, struktur kepemilikan, dan eksekusi strategi pertumbuhan juga akan menjadi perhatian.





