Realme Buds Air8 Pro langsung menarik perhatian lewat paket fiturnya yang terasa lebih serius dari TWS kelas menengah biasa. Perangkat ini hadir sebagai model flagship di India dengan kombinasi ANC 55dB, audio resolusi tinggi, dan fitur berbasis AI yang membuat posisinya naik kelas.
Yang membuatnya menonjol bukan cuma satu fitur besar, melainkan cara Realme menyusun keseluruhan paketnya. Dari konektivitas, kualitas suara, sampai daya tahan baterai, Buds Air8 Pro terlihat diarahkan untuk pengguna yang ingin earbud nirkabel lengkap tanpa harus masuk ke segmen ultra-premium.
Peredam bising jadi kartu utama
Sorotan terbesar ada pada adaptive ANC hingga 55dB dengan bandwidth noise reduction 5000Hz. Klaim ini menempatkan Buds Air8 Pro sebagai perangkat yang memang disiapkan untuk mengurangi gangguan suara di banyak situasi, termasuk saat berada di perjalanan atau ruang publik.
Realme juga tetap menyertakan Transparency Mode. Fitur ini berguna ketika pengguna perlu tetap mendengar suara sekitar tanpa harus melepas earbud.
Untuk panggilan suara, Realme memasang enam mikrofon. Perusahaan itu juga menambahkan bone-conduction VPU dan AI-backed environmental noise reduction agar suara tetap lebih jelas saat dipakai menelepon di tempat yang ramai.
Audio dibuat lebih kaya dan lebih rapi
Di sisi suara, Buds Air8 Pro membawa konfigurasi dual-driver. Susunannya terdiri dari driver bass 11mm dan micro-planar tweeter 6mm yang ditujukan untuk menghadirkan karakter audio yang lebih kaya di berbagai rentang frekuensi.
Realme juga menyematkan dual DAC audio processing serta dukungan codec LHDC 5.0. Perpaduan ini dipakai untuk menghadirkan audio nirkabel resolusi tinggi pada earbud tersebut.
Perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi Hi-Res Audio dengan rentang frekuensi 20Hz hingga 40kHz. Realme turut menambahkan Dynamic Bass dan 3D Spatial Audio untuk memberi pengalaman dengar yang lebih imersif saat mendengar musik, menonton video, atau bermain gim.
Fitur pintar ikut jadi pembeda
Selain urusan suara, Realme memberi porsi besar pada fitur AI. Buds Air8 Pro membawa live translation dan dukungan AI assistant, sehingga posisinya tidak berhenti sebagai earbud biasa.
Pendekatan ini membuat perangkat tersebut terasa lebih menonjol di lini Buds Air8. Dengan pasar yang semakin padat, fitur seperti ini bisa menjadi pembeda penting selain ANC dan kualitas audio.
Konektivitas dan kenyamanan harian
Untuk koneksi, Buds Air8 Pro sudah mendukung Bluetooth 6.1 dan triple-device connectivity. Artinya, earbud ini bisa tersambung ke tiga perangkat sekaligus, yang tentu lebih praktis bagi pengguna yang sering berpindah antara ponsel, laptop, dan perangkat lain.
Realme juga menambahkan Google Fast Pair agar proses penyambungan lebih cepat. Ada juga wear detection, yang membuat earbud bisa mendeteksi saat dipakai atau dilepas.
Bagi pengguna gim, tersedia mode low-latency 45ms. Mode ini ditujukan untuk menekan jeda audio supaya suara dan visual terasa lebih sinkron.
Daya tahan dan harga jual
Soal baterai, Realme mengklaim Buds Air8 Pro bisa bertahan hingga 50 jam bersama charging case. Pengisian cepatnya juga cukup menarik, karena pengisian 10 menit disebut dapat memberi waktu putar hingga 11 jam.
Untuk pemakaian di luar ruangan, earbud ini membawa rating IP55. Sertifikasi tersebut menunjukkan perlindungan terhadap debu dan percikan air.
Di India, Realme Buds Air8 Pro dibanderol 6,999 rupee. Ada juga diskon peluncuran terbatas sebesar 300 rupee untuk pembeli awal, dengan pilihan warna Master Black dan Master White.
Penjualannya dijadwalkan mulai 3 Juni 2026 melalui kanal resmi Realme, Amazon, Flipkart, dan mitra ritel lain di seluruh India. Dengan kombinasi ANC 55dB, audio resolusi tinggi, fitur AI, dan baterai hingga 50 jam, Buds Air8 Pro jelas diarahkan ke pengguna yang mencari paket TWS yang lengkap dan terasa lebih matang.
Source: tech.sportskeeda.com




