Saat isi dompet terasa makin berat karena BBM, penghematan sering justru muncul dari kebiasaan kecil yang selama ini diabaikan. Perubahan sederhana di cara mengemudi, cara merawat mobil, sampai cara memilih waktu isi bensin bisa menahan tagihan tanpa harus mengurangi perjalanan.
Beberapa langkah ini tidak terdengar spektakuler, tetapi efeknya nyata jika dilakukan rutin. Bahkan hal yang tampak sepele seperti tekanan ban, kebiasaan idling, atau cara menutup tangki bisa ikut menentukan seberapa cepat bensin habis.
Mulai dari kebiasaan yang paling sering bikin boros
Mengemudi terlalu agresif jadi salah satu penyedot BBM yang paling mudah dikenali. Akselerasi cepat, pengereman keras, dan kebiasaan ngebut dapat menurunkan jarak tempuh bensin sekitar 15% hingga 30% di jalan tol, lalu 10% hingga 40% di lalu lintas stop-and-go menurut Departemen Energi.
Menjaga laju tetap wajar di jalan tol juga membantu. Departemen Energi menyebut setiap 5 mph di atas 50 mph dapat terasa seperti menambah biaya sekitar $0.27 per galon, dengan asumsi harga BBM $3.83 per galon.
Saat mobil mendekati titik berhenti, mengangkat pedal gas lebih awal bisa memberi ruang meluncur lebih lama. Cara ini membuat energi yang sudah terpakai tidak langsung terbuang saat pengereman.
Pada mobil yang lebih baru, meluncur dalam posisi netral justru kurang efisien dibanding tetap di gigi. Karena itu, cara melaju yang paling hemat tidak selalu berarti memindahkan tuas sesuka hati.
Hal kecil yang diam-diam menambah pengeluaran
Mengisi bensin sampai meluber setelah nozzle otomatis berhenti bukan kebiasaan yang aman untuk dompet maupun mobil. Consumer Reports menyebut topping off bisa merusak mobil karena sisa bensin yang dipaksa masuk dapat masuk ke vapor canister.
Mesin yang dibiarkan menyala terlalu lama saat diam juga ikut menghabiskan BBM. Departemen Energi menyebut idling lebih dari 10 detik memakai lebih banyak bahan bakar dan menghasilkan lebih banyak CO2 dibanding mematikan lalu menyalakan mesin kembali.
Situasi seperti menunggu di drive-thru atau menjemput anak jadi contoh yang paling mudah untuk dievaluasi. Kalau berhenti cukup lama, mematikan mesin lebih masuk akal daripada membiarkannya terus hidup.
Beban mobil ikut memengaruhi efisiensi
Semakin berat mobil membawa barang, semakin besar energi yang dibutuhkan untuk bergerak. Karena itu, membuang benda-benda yang tidak perlu dari bagasi bisa membantu menekan konsumsi bahan bakar.
Tekanan ban juga punya peran besar dalam efisiensi. Firestone menjelaskan bahwa tekanan yang tidak sesuai membuat mesin bekerja lebih keras untuk menempuh jarak yang sama, sehingga konsumsi bahan bakar naik dan MPG turun.
Pengecekan tekanan ban bulanan bisa dilakukan dengan mudah. Banyak toko ban bahkan menyediakan pemeriksaan tekanan dan pompa udara gratis, termasuk untuk pengunjung.
Pilihan bensin dan waktu belanja ikut menentukan
Tidak semua mobil membutuhkan bensin Premium hanya karena terdengar lebih baik. Consumer Reports menemukan bahwa pada banyak mobil, Premium tidak memberi perbedaan performa maupun efisiensi bahan bakar jika kendaraan hanya direkomendasikan, bukan diwajibkan, memakai Premium.
Buku manual tetap jadi acuan utama sebelum memutuskan jenis bensin. Kalau pabrikan tidak mewajibkan Premium, membelinya hanya karena merasa lebih bagus tidak otomatis memberi keuntungan.
Waktu membeli bensin juga bisa memengaruhi total pengeluaran. Menurut analisis GasBuddy, hari Minggu cenderung menjadi waktu termurah untuk membeli bensin, disusul Senin yang juga relatif murah.
Sebaliknya, Rabu, Kamis, dan Jumat umumnya tercatat paling mahal berdasarkan rata-rata tersebut. Selasa dan Sabtu berada di zona yang lebih berfluktuasi, jadi harga sebaiknya dibandingkan lebih dulu.
Fitur tambahan dan potongan harga yang layak dimanfaatkan
Pemakaian A/C juga bisa memengaruhi konsumsi bahan bakar karena sistem itu membutuhkan tenaga tambahan. Saat cuaca memungkinkan, membuka jendela dapat membantu mengurangi penggunaan A/C.
Consumer Reports juga menguji efek jendela terbuka dan tidak menemukan dampak pada efisiensi bahan bakar, bahkan pada kecepatan 65 mph. Dalam perjalanan panas, A/C tetap bisa diperlukan, tetapi kondisi tertentu memang lebih ramah dompet jika jendela dibuka.
Cara lain yang tidak mengubah cara mobil memakai bensin adalah memanfaatkan program loyalitas. Program dari stasiun bensin, toko bahan makanan yang menjual BBM, hingga keanggotaan gudang seperti Costco dan Sam’s Club dapat menekan biaya di pompa.
Sebagian pengemudi juga menumpuknya dengan rewards kartu kredit untuk mendapatkan poin tambahan atau cash back dari pembelian bahan bakar. Saat harga BBM terus tinggi, kombinasi kebiasaan hemat dan bonus pembelian seperti ini bisa membuat pengeluaran bulanan terasa lebih ringan.





